Suara Denpasar – Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll, meminta anak asuhnya untuk tak memperdulikan catatan minor dan tetap optimis jelang pertandingan kontra Persebaya Surabaya.
Laga Persija Jakarta kontra Persebaya Surabaya sendiri akan digelar di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Rabu (5/3/2023).
Secara head to head, Persija Jakarta memang belum pernah memetik kemenangan atas Persebaya Surabaya sejak musim 2018 lalu.
Persija Jakarta hanya mampu mencatatkan empat kali hasil imbang dan menelan tiga kali kekalahan dari Bajul Ijo.
Namun Thomas Doll mengimbau kepada para anak asuhnya untuk tak memikirkan soal rekor tersebut.
Pelatih asal Jerman itu menilai, Macan Kemayoran masih memiliki peluang untuk meraih tiga poin pada laga bergengsi ini.
“Saya mengerti sudah sekian lama Persija tidak menang melawan Persebaya sejak tahun 2018. Tapi bagi saya kesempatan meraih tiga poin itu tetap ada,” ujar eks pelatih Borussia Dortmund itu.
Soal catatan rekor buruk Persija atas Persebaya, Thomas menyerahkan sepenuhnya kepada para jurnalis untuk menilainya.
“Sisanya biarnya jurnalis menilai mengapa dan bagaimana Persija tidak pernah menang melawan Persebaya,” ucapnya dikutip dari laman resmi klub, Selasa (4/4/2023).
Baca Juga: SDG NTB Gelar Workshop Digitalisasi Marketing UMKM
Pelatih berusia 56 tahun itu juga ingin anak asuhnya merasakan kembali tekanan seperti ketika menghadapi Persib Bandung akhir pekan lalu.
“Saya harap para pemain merasakan tekanan melawan Persebaya. Karena itu yang saya rasakan saat Persija mau melawan Persib,” tambahnya.
Eks gelandang Lazio itu berkaca ketika anak asuhnya bisa memecah rekor kemenangan kala melawat ke markas Arema.
“Namun tekanan itu bisa saja berbuah positif karena kami bsa memecahkan rekor kemenangan di laga tandang melawan Arema.
Pelatih asal Jerman itu menuturkan setiap pesepak bola memiliki tekanan tersendiri. Namun tekanan tersebut dapat menjadi tambahan motivasi bagi mereka.
“Karena bagi saya pemain sepak bola pasti mempunyai tekanannya sendiri. Saya pikir tekanan yang dirasakan pemain bisa menjadi suntikan adrenalin untuk para pemain,” tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Upaya Terakhir AS Gagalkan Timnas Iran ke Piala Dunia 2026! Team Melli Tertahan di Turki
-
Strategi John Herdman Memburu Pemain Diaspora Level Grade A Demi Piala Dunia 2030
-
Aturan Baru Selat Hormuz, Iran Siap Tarik Biaya Layanan Kapal
-
Maverick Vinales Sebut Kondisi Bahunya Kian Membaik Usai Cedera
-
WNI Disandera di Mediterania, PB SEMMI Desak Presiden Prabowo Hubungi Langsung Netanyahu
-
Pemain Keturunan Bidikan John Herdman Bocor! Ada dari Liga Jerman, Belanda, hingga AS!
-
Prabowo Mau Mobil Transparan Buat Sapa Rakyat, Purbaya Klaim Anggaran Ada
-
Klub Kota Kecil Elversberg Ukir Sejarah Promosi Perdana ke Bundesliga
-
Doa Jahat Warga AS untuk Timnas Iran di Piala Dunia 2026: Datang Kalah Lalu Gak Pulang
-
Kolaborasi Industri dan Gerakan Kreatif Hasilkan Karya Seni Edukatif