Suara Denpasar - Dibatalkannya Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia U20, telah menggegerkan dunia.
Hal itu karena gelaran Piala Dunia merupakan satu pagelaran yang sangat penting, walaupun U20.
Kesempatan yang dimiliki Indonesia dinilai telah dibuang sia-sia, karena penolakan dari dua gubernur daerah yang saat ini sedang menjabat.
Menjadikan FIFA menarik kepercayaan yang telah diberikan dan dipersiapkannya jauh-jauh hari, hingga menimbulkan kerugian negara dengan sangat besar.
Kecaman terhadap dua gubernur itupun menyeruak di media sosial, termasuk dari para pemain Timnas Indonesia.
Namun, salah satu dari kepala daerah yang menolak kehadiran Israel di Piala Dunia U20, memberikan alasannya atas penolakan yang diberikan.
Setidaknya, ada empat hal yang disebutkan gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, kepada Najwa Shihab melalui wawancaranya.
Sebagaimana diunggah Instagram @matanajwa, ataupun Youtube-nya. Berikut keempat alasan dari Ganjar Pranowo:
1. Berkomitmen untuk ikut serta dalam perdamaian dunia secara konsisten.
2. Bukti empirisnya muncul baru-baru ini.
3. Alasan keamanan.
4. Permenlu nomor 3 tahun 2019 tentang Panduan Hubungan Luar Negeri Oleh Pemerintah Daerah.
"Kan saya pemerintah daerah," ucap Ganjar Pranowo kepada Najwa Shihab.
"4 poin inilah yang menjadi dasar itu," ucapnya lagi.
Ganjar Pranowo juga telah memberikan solusi terbaik bagi para pemain Timnas, yang telah banyak berkorban untuk negara. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Membentuk Diplomat Muda Sejak Dini, Ruang Belajar Global Jadi Kunci Pengembangan Generasi Masa Depan
-
Sony Resmi Adaptasi Game Bloodborne Jadi Film Animasi Dewasa
-
BTN Cetak Laba Bersih Rp 1,1 Triliun di Kuartal I-2026
-
HP Infinix Apa yang Kameranya Bagus? Ini 5 Rekomendasi dengan Harga Termurah
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Kunjungan Kerja ke AS, Purbaya Yakin Dana Asing Bakal Lebih Banyak Masuk Indonesia
-
IFG Life Rampungkan Pembayaran Klaim Nasabah Eks Jiwasraya
-
Harga Emas Antam, Galeri 24 dan UBS Naik Semua! Kembali Tembus Rp 3 Jutaan
-
Harga Plastik Bikin Pedagang Pusing, Daya Beli Masyarakat Terancam?
-
Usai Bacok Kepala Kampung di Lampung Tengah, Pelarian Adik Ipar Berakhir di Tangan Polisi