Suara Denpasar - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali sebagai termohon dalam praperadilan yang dilayangkan oleh Rektor Universitas Udayana (Unud), Prof. Dr I Nyoman Gede Antara, M. Eng., tidak hadir dalam sidang perdana, Senin 10 April 2023.
Tidak hadirnya tim Kejati Bali itu dengan sendirinya membuat Hakim praperadilan PN Denpasar Agus Akhyudi, S.H, M.H., akhirnya menunda sidang sampai pekan depan.
Kasak-kusuk beredar mengabarkan Kejati Bali akan mengibarkan bendera putih dalam kasus ini. Atau kasus akan dihentikan dengan keluarnya SP3.
Namun, hal itu dibantah oleh Kasi Penkum Kejati Bali Putu Eka Agus Sabana. Ungkap dia, ketidakhadiran tim Kejati Bali karena masih dalam proses mempelajari dokumen dan konsultasi tim.
"Alasan ketidakhadiran sidang praperadika hari ini karena tim masih mempelajari dokumen dan mengkonsolidasi tim. Oleh karena terdapat tiga perkara praperadikan yang merupakan satu kesatuan perkara sehingga tim perlu mempersiapkan secara komperhensif, gak bisa secara parsial. Maka tim memohon untuk sidang pertama ditunda," paparnya.
Di bagian lain Kuasa hukum Rektor Unud I Gede Pasek Suardika atau GPS menyatakan bahwa pihaknya tidak mengetahui alasan ketidakhadiran pihak Kejati Bali.
Hanya saja, untuk praperadilan sendiri tentu materi pokoknya adalah agar status tersangka terhadap kliennya bisa dicabut.
Atau status tersangka bisa dibatalkan dengan argumentasi hukum yang sudah dilayangkan. Dia juga berharap, Kajati Bali yang baru bisa bijak menanggapi kasus ini.
Mungkin dengan menggela ekspose ulang dan lebih relevan lagi dengan adanya SP3. "Kalau masalah administrasi (di Unud) ada kurang, (kami) diajari. Kalau pidana jauh sekali," ungkap Pasek.
Baca Juga: Kemana Dana SPI Mengalir? BEM Unud Sebut Ada Gedung Rusak dan Mahasiswa Belajar Lesehan
Maksud dia, dengan SPI soal kerugian negara seperti disangkakan oleh jaksa berdasar audit lembaga yang berwenang malah menyatakan Unud dengan adanya SPI bukan rugi, tapi malah menambah kekayaan negara. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
Terkini
-
75 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Juni: Ada Diamond Gratis, Emote Pildun, dan Loot Box
-
Konsumen Toyota dan Lexus Jengah, Protokol Recall 270 Ribu Unit Mobil Jadi Sebabnya
-
Sosok yang Selalu Duduk di Kursi Kosong
-
Lebih dari Sekadar Awet Muda, Ini Alasan Healthy Aging Jadi Tren Baru Dunia Kecantikan
-
Sungai Ciujung Menghitam dan Berbau Menyengat, Warga Serang: Mau Tidur Saja Enggak Nyaman
-
DPR dan OJK Sepakat Benahi Tata Kelola Bursa, Pengawasan Pasar Modal Bakal Diperketat
-
8 Cara Feng Shui untuk Mendapatkan Jodoh, Mulai dari Menata Kamar hingga Dekorasi Rumah
-
Kolaborasi Positif Mandiri Jogja Marathon 2026: Dari Lintasan Lari untuk Kesejahteraan Masyarakat
-
Ketegangan Warnai Demo Mahasiswa di Patung Kuda, Niat Bakar Sampah Picu Gesekan dengan Polisi
-
EA Sports FC 26 Dapat Diskon Besar: Cuma Rp50 Ribu di Steam, Versi Switch Gratis