/
Rabu, 12 April 2023 | 21:29 WIB
CEK FAKTA: Innalillahi, Adu Kesaktian dengan Dukun Dayak, Pesulap Merah Meninggal Dunia (Youtube)

Suara Denpasar - Pesulap Merah akhirnya kena batunya. Setelah berani menantang dukun Dayak. Akhirnya, pria yang memiliki nama asli Marcel Radival menemukan lawan yang sepadan.

Dalam adu ilmu kesaktian itu, Pesulap Merah akhirnya kalah dan meninggal dunia. Tim cek fakta pun melakukan penelusuran atas kebenaran video yang diunggah akun YouTube @TC Media, Rabu 12 April 2023. Narasi video itu menjelaskan bahwa Pesulap Merah melawan pemuda sakti asal Kalimantan Tengah.

Lokasi adu kesaktian itu berada di wilayah Jakarta. Tapi, apa lacur! Dalam pertarungan itu, Pesulap Merah akhirnya kalah dan meninggal dunia.

Namun demikian, setelah ditonton sampai habis. Video itu hanya menampilkan foto pesulap merah yang masih segar bugar dan gambaran kondisi rumah sakit.

"Usai pertarungan Pesulap Merah duduk santai di rumah dan merasakan mual serta pusing-pusing. Pesulap Merah meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit," begitu narasi dalam video tersebut.

Tak dijelaskan juga kapan pertarungan keduanya terjadi. Jadi bisa disimpulkan bahwa video yang mengabarkan Pesulap Merah itu meninggal dunia adalah hoaks atau kabar palsu yang digunakan pengelola akun untuk klik bait.

Video itu hoaks makin diperkuat dengan postingan Pesulap Merah di akun media sosialnya.

"Waaaaaaaah sekarang saya sudah jadi hantu chuakakakssss terrrr. Kalo dishare ke Tiktok atau group keluarga pasti percaya nih sama berita sampah ginian.

Hahaha parah memang, dari kasus saya difitnah (lagi), ini membuktikan banyak masyarakat Indonesia yang minim literasi alias gampang percaya terhadap hal yang tidak ada buktinya," komentar dia dalam akun @marcheradhival1 yang dikutip denpasar.suara.com, Rabu 12 April 2023. ***

Baca Juga: Menilik Pembuatan Prostetik pada Wajah Vino G Bastian di Film Buya Hamka, Begini Tanggapan Netizen!

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. 

Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More