Suara Denpasar - Belum lama ini Bea Cukai Indonesia menjadi sorotan lantaran diduga melakukan pemerasan terhadap turis asal Taiwan saat di Bali.
Kini Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Hatta Wardhana, buka suara untuk menanggapi kabar tersebut.
Dalam keterangannya, ia mengatakan bahwa petugas Bea Cukai tidak memiliki wewenang untuk melakukan pengambilan foto hingga repatriasi di area terbatas bandara. Wewenang tersebut pun sudah diatur dalam peraturan Permenhub No. PM 80/2017.
“Kami meyakini bahwa kejadian tersebut tidak terjadi di Bea Cukai karena kami tidak memiliki kewenangan untuk melakukan perekaman sidik jari dan stempel/cap pada paspor,” ujar Hatta Wardhana seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Suara Denpasar, Kamis (13/4/2023).
Meski begitu, Hatta Wardhana mengatakan bahwa pihaknya akan terus mengusut kasus ini dengan berkomunikasi bersama yang bersangkutan.
“Dapat kami sampaikan pula, saat ini kami dalam proses berkoordinasi dengan Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei,” pungkasnya.
Sebagai informasi, sebelumnya viral video Turis Taiwan yang tiba di Bali. Saat masih di bandara, turis tersebut mengeluarkan ponsel untuk mengambil foto dan mengabari sopir yang akan membawa rombongan mereka.
Tak lama setelah itu, turis tersebut didatangi petugas Bea Cukai dan diinterogasi di sebuah ruangan kecil yang gelap.
Mengutip dari pemberitaan di CTS, petugas Bea Cukai meminta turis tersebut membayar uang denda sebesar US$4.000 atau setara Rp60 juta karena telah mengambil gambar di bandara Indonesia.
Namun turis tersebut bernegosiasi dan mengaku tak punya uang. Hingga akhirnya ia hanya dimintai denda sebesar Rp4 juta. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Viral Gara-gara Ambil Foto, Turis Taiwan Ngaku Didenda Sebesar Rp60 Juta, Ada Apa dengan Bea Cukai?
-
Bea Cukai Tahan Alat Bantu Kencing Milik Bule yang Lagi Sakit, Warganet: Motto Bea Cukai Kalo Bisa Dipersulit, Kenapa Harus Dipermudah?
-
Pemenang Kompetisi di Jepang Dipalak Petugas Bea Cukai, Curhat ke Kemenkeu Tapi...
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Izin Makan Jadi Celah, Bagaimana Anggota TNI AD Kabur Saat Diperiksa Kasus Kekerasan Seksual Anak?
-
18.000 Liter Minyakita Oplosan Disita di Bengkulu, Pakai Minyak Curah dan Kemasan Diubah
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Bukan Oplosan, Ini Modus 'Halus' Penjualan BBM Subsidi di Kalbar yang Terungkap
-
Pelarian Berakhir! Kaur Keuangan Desa Petir Ditangkap Usai 7 Bulan Sembunyi Akibat Korupsi Rp1 M
-
Bongkar Penyebab Banjir Puncak - Cipanas, Alih Fungsi Lahan Jadi Biang Kerok
-
4 Rekomendasi Serum Wajah di Bawah Rp150 Ribu, Murah tapi Kualitasnya Top Bikin Auto Ganteng
-
Sosok Pria di Balik Identitas Ganda yang Diduga Tipu Dokter di Palembang, Terbongkar Usai Lebaran
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima