Suara Denpasar – Menjadi trending di sosial media Twitter, kali ini Bea Cukai diduga memalak seorang turis Taiwan.
Hal ini diduga karena seorang turis asal Taiwan tersebut mengambil foto di bandara Bali untuk mengabari sopir agar menunggu pemandu rombongan.
Namun tak diduga, seorang turis tersebut didatangi salah satu petugas bea cukai dan dibawa ke salah satu ruangan kecil dan gelap.
Meski sudah dijelaskan, petugas dari Bea Cukai tersebut tidak menerima alasan apa pun dari si turis dan malah meminta uang sebagai denda atas sembarangan mengambil foto.
Bahkan petugas tersebut mengancam akan mendeportasi turis Taiwan tadi jika tidak ingin membayar. Tak sedikit, uang yang dipinta petugas bea cukai tersebut yakni sebesar 4000 USD atau jika dirupiahkan yakni sebesar 60 juta.
Berdasarkan video yang diunggah akun Twitter @Heraloebss pada (13/4/23), turis asal Taiwan tersebut berhasil menurunkan jumlah uang denda, dengan dalih tidak memiliki uang.
Petugas Bea Cukai menurunkan denda, hingga menjadi 400 USD atau sekitar 6 juta saja. Berita ini kemudian viral, hingga Bea Cukai Indonesia disebut langsung Go Internasional akibat dari terjadinya peristiwa tersebut.
Hingga kini, video tersebut telah mendapatkan 54,8 ribu tayangan dan 731 retweets. (*/Dinda)
Baca Juga: Wow! Andhi Pramono Diperiksa KPK, Harta Kekayaan Kepala Bea Cukai Makassar Ternyata Capai Rp13,75 M
Berita Terkait
-
Bea Cukai Tahan Alat Bantu Kencing Milik Bule yang Lagi Sakit, Warganet: Motto Bea Cukai Kalo Bisa Dipersulit, Kenapa Harus Dipermudah?
-
Pemenang Kompetisi di Jepang Dipalak Petugas Bea Cukai, Curhat ke Kemenkeu Tapi...
-
Banyak Oknum Malak di Bandara, Putri Sulung Gus Dur Curhat Kopernya Pernah Diobrak-Abrik Orang Bea Cukai
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Jembatan dan Sekolah Masih Jadi PR, Muzakir Manaf Buka-bukaan Soal Kondisi Terkini Aceh Pascabencana
-
Pegadaian dan ANTAM Perkuat Sinergi Strategis untuk Kembangkan Ekosistem Emas Nasional
-
Kurangi Limbah Deterjen, Binatu di Tangsel Gunakan Ekoenzim Buatan Sendiri
-
Petualangan Lima Sekawan yang Ikonik di Buku Enid Blyton
-
Tangis Penyesalan Noel di Sidang Korupsi K3: Saya Seharusnya Lebih Hati-hati
-
Industri Keramik Mulai Bangkit, Utilisasi Industri Naik ke 75 Persen Tahun Ini
-
Prabowo Siapkan Pelatihan Industri Semikonduktor untuk 15 Ribu Anak Muda
-
PLTS Berkapasitas 71,9 MW Resmi Dibangun, Terbesar di Sektor Semen RI
-
Harga Sawit Anjlok Usai Skema Ekspor Lewat Pintu PT SDI
-
Perempuan Menjaga Pangan dan Alam, Mengapa Justru Paling Rentan terhadap Krisis Iklim?