Suara Denpasar – Setelah Ahmad Dhani menyatakan, bahwa lagu-lagunya yang ada di Dewa 19 tidak boleh dinyanyikan oleh Once, justru memicu polemik baru yang membuat Ahmad Dhani semakin geram. Pasalnya pernyataan tersebut, menurut Ahmad Dhani disalahpahami oleh Once.
Dilansir dari kanal YouTube dunia MANJI, Senin (17/4/2023), Ahmad Dhani ingin mengulik habis polemik yang terjadi di podcastnya Anji, atas kesalahpahaman Once terhadap pernyataannya tersebut.
“Saya bingung, ketika saya komplain, bahwa saya tidak menerima report pembayaran Once dari tahun-tahun sebelumnya atau sejak adanya UU Hak Cipta tahun 2014 sampai sekarang LMKN, LMK tidak bisa memberikan laporang EO-EO mana yang sudah bayar,” terang Ahmad Dhani secara gamblang. Dikutip Suara Denpasar, Selasa (18/4/2023).
“Performing rights,” ucap Anji mengingatkan Ahmad Dhani.
“Ya performing rights, berapa yang dibayar!” tambah Ahmad Dhani.
Ketika Anji menanyakan tentang ada atau tidaknya laporan performing rightsnya, Ahmad Dhani juga telah menghubungi salah seorang dari pihak Wahana Musik Indonesia (WAMI), sebagai salah satu bagian dari Lembaga Manajemen Kolektif (LMK).
Dimana Ahmad Dhani telah meminta laporan tersebut kepada WAMI. Tetapi Ahmad Dhani hanya mendapatkan tanggapan yang biasa-biasa saja.
“Med, kirimin dong, paling gak tahun 2022. EO mana aja yang udah bayar?” tanya Ahmad Dhani ke orang yang ada di WAMI.
“Dikit mas, banyak yang tidak melapor,” jawaban pihak WAMI.
Baca Juga: CEK FAKTA: Innalillahi! Ahmad Dhani Meninggal Dunia karena Alami Kecelakaan Tragis
Mendapat jawaban seperti ini, kemudian Ahmad Dhani mencapturenya lalu mempostingnya melalui instagramm Dewa 19.
“Artinya saya marah kepada LMKN dan EO, kenapa Once yang wawancara bawah-bawah hukum positif yang semua orang juga tahu gitu.” Kata Ahmad Dhani atas kekecewaan kepada LMKN dan Event Organizer (EO) yang menyelenggarakan kegiatan musik dengan memakai Once sebagai salah satu penyanyi dan membawakan lagu Dewa 19 tanpa izin.
Selanjutnya menurut Ahmad Dhani, kemarahannya kepada LMKN dan EO yang mendapatkan tanggapan dari Once, baginya itu tidak berhubungan dengan Once.
“Jadi menurut saya Once ini, banyak gak nyambungnya sebenarnya gitu loh,” ungkap Ahmad Dhani.
Soal kewajiban membayar royalti bukanlah ditujukan untuk Once. Adapun Ahmad Dhani melarang Once menyanyikan lagu-lagu Dewa 19, disebabkan oleh LMK dan EO-nya.
“Saya melarang Once pasti dong. Karena EO-nya gak beres dan LMK-nya gak beres,” tegas Ahmad Dhani kepada Anji. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
6 Shio Paling Beruntung di 28 Februari 2026, Ada Ayam hingga Babi
-
Belum Pulang ke Indonesia, Alumni LPDP Irawati Puteri Dituding Bawa Kabur Uang ILDS
-
Demo Mahasiswa di Mabes Polri saat Ramadan, Polisi Berpeci dan Bersorban Siap Bagi Takjil
-
Tawuran Sahur Patrol di Gresik Berujung Pembacokan, Dua Pemuda Luka Parah
-
Pemerintah Gandeng AS Kembangkan Ekosistem Semikonduktor, Potensi Investasi Rp 530 Triliun
-
Bogor Dikepung Cuaca Ekstrem, Menko AHY Dorong Infrastruktur Adaptif di Kota Hujan
-
Digugat Cerai Mawa, Insanul Fahmi Masih Pikir-Pikir Talak Inara Rusli
-
Geger Mobil Dinas Rp8,5 M, Golkar "Semprot" Gubernur Kaltim: Ukur Kondisi Rakyat
-
Mahasiswi Dibacok, DPR Desak Evaluasi Keamanan Kampus UIN Suska Riau
-
TNI Dikirim ke Gaza, Misi Damai atau Jebakan Perang Maut Lawan Hamas?