Adapun pernyataan sikap dari HIMPA Lani se-Jawa dan Bali sebagai berikut.
1. Pemerintah Republik Indonesia, presiden ir. Joko Widodo segera memberikan perhatian penuh terhadap pembunuhan dan penahanan yang dilakukan oleh TNI/Polri terhadap warga sipil di Kabupaten Lanny Jaya distrik Kwiyawagi, Wano Barat serta Goa Balim dan sekitarnya.
2. Kepada Menkopolhukam Prof Mahfud MD segera mengevaluasi, menindak tegas pelaku pembunuhan dan penahanan yang dilakukan oleh militer Indonesia terhadap warga sipil di Kabupaten Lanny Jaya Distrik Kwiyawagi, Wano Barat, Goa Balim dan sekitarnya.
3. Kepada DPR RI Komisi III agar segera mengevaluasi terhadap pengiriman militer indonesia di seluruh tanah Papua.
4. Kepada pemerintah Provinsi Papua Pegunungan agar segera menindak dan menangani pembunuhan dan penahanan warga sipil yang dilakukan oleh militer Indonesia di Kabupaten Lanny Jaya Distrik Kwiyawagi, Wano Barat, Goa Balim dan sekitarnya.
5. Kepada Pemkab Lanny Jaya, Nduga dan Puncak Papua bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah agar segera membentuk tim investigasi guna membentuk panitia khusus (pansus) pembunuhan warga sipil di daerah Kwiyawagi dan sekitarnya.
6. Kepada Pemda Kabupaten Lanny Jaya, Nduga dan Puncak Papua segera melakukan upaya-upaya evakuasi dan memfasilitasi warga sipil di Distrik Kwiyawagi, Wano Barat dan Goa Balim bila kondisi sangat genting.
7. Kepada Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) agar segera melihat dan membuka suara agar persoalan di Distrik Kwiyawagi, Wano Barat dan Goa Baliem untuk segera dituntaskan secepatnya.
8. Komnas HAM segera turun ke lapangan guna investigasi pembunuhan dan penahanan yang dilakukan oleh militer Indonesia terhadap warga sipil di Distrik Kwiyawagi, Wano Barat serta Goa Balim dan sekitarnya.
Baca Juga: Cek Fakta: Striker Mengerikan Rp19 Miliar, Jonathan Bauman Resmi Gabung PSIS Semarang?
9. KNPI Lanny Jaya serta organisasi independen lainnya segera mendesak Pemkab Lanny Jaya, agar meninjau warga sipil di Distrik Kwiyawagi dan sekitarnya.
10. Aparat TNI-POLRI stop intimidasi dan interogasi masyarakat sipil di kabupaten Lanny Jaya Distrik Kwiyawagi dan sekitarnya.
11. Militer Indonesia segera bertanggung jawab atas perampasan harta-benda (hewan dan uang) milik rakyat Kwiyawagi: Uang sebesar rp. 35.900.000, Babi 2 ekor, Sapi 1 ekor, Gula dan Kopi.
12. Militer Indonesia berhenti merampas harta benda milik masyarakat Kwiyawagi.
13. Pemerintah Indonesia segera membuka akses Jurnalis lokal, Nasional dan Internasional.
14. Pemkab Lanny Jaya (Bupati Petrus Wakerkwa) segera kunjungi masyarakat sipil di Kwiyawagi dan sekitarnya.(Rizal/*)
Berita Terkait
-
Melihat Kondisi Medan Tempur TNI/Polri versus KKB di Nduga, Papua
-
LBH Bali Merespon Pernyataan Polisi Tentang Tidak Ada Pembiaran Ormas Menyerang Mahasiswa Papua
-
Mahasiswa Papua Direpresi, LBH Desak Kapolda Bali Evaluasi Kinerja Anggota
-
LBH Menilai Ada Pembiaran Ormas oleh Polda Bali untuk Merepresi Aksi Mahasiswa Papua
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
Terkini
-
LDR 3 Tahun Berakhir Bahagia, Artis Sugesta Handayani Resmi Menikah Renando Harahap
-
Daredevil: Born Again Season 2, Perpaduan Sempurna Aksi dan Cerita Politik!
-
Status Kim Soo Hyun Terbukti Bersih, Mengapa Netizen Masih Ogah Percaya?
-
Aseng Tak Mungkin Main Sendiri, Eks Pimpinan KPK Minta Jaksa Kejar Pejabat Pemberi Izin
-
Aksi Kamisan ke-909 Soroti Penghilangan Paksa dan Tahanan Demonstrasi 2025
-
12 Urutan Zodiak yang Paling Pelit dan Tak Suka Berbagi
-
Saling Balas Serangan! Iran Targetkan Pangkalan Militer AS Setelah Washington Gempur Bandar Abbas
-
Inul Daratista Kurban 10 Sapi Jumbo di Idul Adha 2026, Berdoa Agar Rezeki Makin Lancar
-
Video Remaja Hirup Lem di Ampera Viral, Mengapa Anak-anak Kini Mudah Terpapar Zat Adiktif?
-
Krisis Air, Petugas Damkar Mojokerto Terpaksa 'Impor' Air dari Pacet demi Padamkan Pabrik Ban