Suara Denpasar - Aktor kawakan Tio Pakusadewo mengaku sudah berhenti dari mengonsumsi narkoba. Yang mengejutkan, dia berhenti dari narkoba salah satunya karena pelaku bom Bali.
Pengakuan Tio Pakusadewo itu disampaikan dalam podcast Uya Kuya di kanal Youtube Uya Kuya Tv. Dia mengungkap soal sisi-sisi gelap di dalam penjara, termasuk peredaran narkoba di dalam penjara.
"Lebih aman pake di penjara daripada di luar ya?" tanya Uya Kuya dikutip Senin (1/5/2023).
"Kayaknya gitu," jawab Tio yang dua kali dipenjara karena kasus narkoba ini dalam tayangan Sabtu (29/4/2023).
Tio menyarankan, kalau masih doyan narkoba, lebih baik menghentikan.
"Sekarang masih doyan (pakai narkoba), Om?" tanya Uya.
"Alhamdulillah, sudah setahun (berhenti pakai narkoba, red)," aku aktor 59 tahun ini.
Yang mengejutkan, dia berhenti mengonsumsi narkoba malah bukan melalui rehabilitasi oleh dokter atau konselor. Melainkan karena bertemu pelaku bom Bali.
"Aku setelah ketemu sama Ali Imron di Polda habis itu udah mulai takut ama Tuhan. Alhamdulillah," tandas Tio.
Baca Juga: Viral Penampakan Diduga Penjara Napi Narkoba, Ada Akuarium sampai Sound
Sekadar diketahui, Ali Imron memang sampai saat ini dipenjara tidak di Lapas Cipinang. Adik Amrozi dan Ali Gufron ini dipenjara di Rutan Polda Metro Jaya. Sampai saat ini, Ali Imron sudah mendekam di Rutan Polda Metro Jaya selama 20 tahun.
Dalam kasus bom Bali I pada 12 Oktober 2002, Ali Imron dihukum seumur hidup. Perannya sebagai korlap, perakit bom, survei, dan membawa mobil berisi bom yang diledakkan di Paddy's Pub, Jalan Legian, Kuta.
Ali Imron ditangkap pada 13 Januari 2003 di Pulau Brukang, Samarinda, Kaltim, diduga saat akan kabur ke Malaysia.
Alik, panggilan lain Ali Imron, tidak dihukum mati karena menyesal dan jadi justice collaborator. Bahkan, dia saat ini menjadi salah satu napi yang ikut dalam program deradikalisasi.
Makanya, Ali saat ini tidak dipenjara di Lapas, melainkan di Rutan Polda Metro Jaya, diduga untuk memudahkan pengungkapan kasus-kasus yang berkaitan dengan terorisme di Indonesia.
Sedangkan Irwan Susetio atau yang biasa dipanggil Tio Pakusadewo ditangkap dalam kasus narkoba pada 14 April 2020 di rumahnya, Pasar Minggu, Jakarta. Dalam penangkapan ini disita ganja 18 gram hingga alat isap sabu-sabu atau bong. Aktor laga itu divonis 1 tahun penjara.
Berita Terkait
-
Tio Pakusadewo Bongkar Aktivitas Ilegal Penjara, Warganet Spill Anak Yasonna Laoly Turut Campur
-
FAKTA! Mau Tahu Tarif Open BO di Penjara, Dibongkar Tio Pakusadewo, PSK Nyamar Jadi Perawat
-
Bom Bali, Jurnalisme Damai dan Jalan Kemanusiaan, Sigit Purwono Luncurkan Film Dokumenter
-
TERUNGKAP! Lima Jambret Wisman yang Dipamerkan di Monumen Bom Bali Kuta asal Karangasem
-
Lima Jambret Spesialis Wisman Dipamerkan di Monumen Bom Bali di Jalan Legian Kuta
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Senin Terasa Berat Setelah Libur Panjang? Ini Fenomena Bare Minimum Monday yang Lagi Viral
-
Utang Puasa atau Syawal Dulu? Ini Jawaban Ulama yang Banyak Dicari Umat Muslim
-
Tren Baru Pasca Lebaran: Loud Budgeting, Cara Jujur Ngaku Lagi Bokek Tanpa Malu
-
Hingga Malam Ini, 1,1 Juta Pemudik Padati Bakauheni, Kendaraan Ikut Melonjak
-
PP Tunas Mulai Diterapkan, Banyak Kasus Anak Berawal dari Medsos Tanpa Pengawasan
-
Sinopsis Film Emmy, Angkat Kisah Emmy Saelan: Pahlawan Perempuan Makassar
-
ASN Jawa Timur Resmi WFH Setiap Hari Rabu, Kenapa Pilih di Tengah Pekan Ya?
-
Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
-
Dari Nostalgia Rasa ke UMKM Sukses, D'Kambodja Heritage Tumbuh Bersama Dukungan BRI
-
Menghidupkan Kenangan Lewat Rasa, D'Kambodja Jadi Ikon Kuliner Semarang Berkat Dukungan BRI