Suara Denpasar - Akhirnya polisi berhasil menangkap pelaku dan penyebar video mesum dengan identitas gelang tridatu.
Dari hasil penyelidikan dan pemantauan, korban perempuan telah melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polda Bali pada Selasa (25/4/2023).
Dia sangat malu karena pelaku adalah mantan kekasihnya yang tega membagikan video itu melalui Telegram.
Sehari kemudian, pihak kepolisian Bali berhasil menangkap pelaku dan penyebar, PABU di tempat kerja pada Rabu (26/4/2023).
Dari keterangan PABU, diketahui pembuatan video itu awalnya memang untuk kesenangan pribadi. Tapi karena mereka putus, ada rasa sakit hati yang tertinggal.
Merasa tidak terima dengan MPS, dia pun dengan tega membagikan videonya melalui media sosial Telegram menggunakan akun anonim.
AKBP Nanang menjelaskan kronologi pembuatan akun Telegram dengan nama anonim itu.
PABU membuat akun grup yang kemudian mengundang akun personal lainnya untuk bisa menikmati tiga video porno dengan durasi yang berbeda itu.
Karena aksi tidak terpujinya, PABU ditetapkan menjadi tersangka dan telah ditahan di Rutan Polda Bali.
Baca Juga: Pelaku Video Panas Bergelang Tridatu Diamankan Polda Bali, Ternyata Ini Motifnya
PABU dijerat akun berlapis, yakni UU ITE dan pornografi.
"Ancaman hukuman untuk tersangka PABU maksimal 12 tahun dan atau denda maksimal Rp 6 miliar," terang AKBP Nanang dikutip dari Suarabali pada Kamis (4/5/2023).
Beberapa waktu belakangan video porno dengan gelang tridatu sempat viral. Tidak banyak informasi yang didapatkan dari ketiga video yang tersebar.
Hanya saja wajah pelaku perempuan tidak disamarkan sedangkan wajah laki-laki diburamkan. Keduanya pun menggunakan gelang tridatu.
Ketika diketahui bahwa pembuatan video porno itu dilakukan di Bali, pihak kepolisian Bali segera bertindak. Ditambah lagi pihak perempuan di video itu, MPS segera melaporkan ke kantor polisi. (*/Ana AP)
Berita Terkait
-
Waduh Ormas di Bali Gunakan WNA Asal Rusia
-
Viral Video Mesum Pasangan Bergelang Tridatu, Ketua PHDI Ajak Generasi Muda Eling Tahap Bharmacari
-
Usut Teror Pria Ngaku Wakil Nabi, Polisi Periksa Sekuriti hingga Staf Kantor MUI Pusat
-
Dirut BRI: UMKM Masih Memiliki Prospek yang Cerah ke Depan
-
Riset Menyebutkan, Sektor Pertanian Membaik Dibandingkan Kuartal Sebelumnya
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
Terkini
-
Baju Lebaran Cheongsam versi Muslimah Ramai di Pasaran, Perpaduan Ramadan dan Imlek
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Piala Dunia 2026 Terancam Perang Iran-AS? FIFA Mulai Pantau Ketat Keamanan Tim di Amerika Serikat
-
CEK FAKTA: Tautan Daftar Mudik Gratis PLN 2026 Beredar, Asli atau Penipuan?
-
CEK FAKTA: BLT Desa 2026 Rp 300 Ribu per Bulan untuk Warga yang Belum Dapat Bantuan, Benarkah?
-
Jadwal Imsak dan Subuh Wilayah Jakarta dan Yogyakarta Hari Ini, Minggu 1 Maret 2026
-
Jejak Mentereng Kasatgas Pangan Brigjen Ade Safri, Ungkap 4 Kasus Besar Sepanjang Februari
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran