Suara Denpasar – Belladonna Paramayswari atau Bella telah dikenal karena prestasi akademiknya yang luar biasa. Di mana dia mendapatkan 4 gelar sekaligus di usianya yang masih 24 tahun. Memiliki 2 gelar S1 dan 2 gelar S2.
Meski berbagai rintangan telah dilalui, suka dan duka, dengan semangat dan kerja keras akhirnya Bella bisa menyelesaikan seluruh proses perkuliahannya, baik jenjang S1 maupun S2-nya.
Melalui kanal YouTubenya Belladonna Paramayswari membagikan pengalamannya tentang cara memaksimalkan pengalaman selama menjalani status kamu sebagai mahasiswa atau sedang kuliah.
Bella juga membeberkan beberapa pengalamannya di masa kuliah yang mana sebagai seorang mahasiswa, Bella pun aktif mengikuti kegiatan organisasi, pernah menjadi asisten dosen dan asisten lab, kegiatan volunteer, mendapatkan beasiswa dan mengikuti magang. Bahkan pernah melakukan riset sampai keluar negeri loh!
Menurut Bella, bagi kamu yang sedang menjalani masa-masa perkuliahan, cara agar bisa memaksimalkan atau menambah pengalaman di masa tersebut, kuncinya adalah tentunya harus punya perencanaan yang jelas atau sebuah planning.
Bella pun menambahkan, dengan adanya planning yang jelas di awal, kamu bisa menentukan dan tahu apa yang harus difokuskan pada setiap semester berjalan.
Sebab tidak semua pekerjaan bisa dilakukan pada waktu yang bersamaan. Misalnya di semester awal hingga keempat mulai aktif kegiatan organisasi, maka fokuslah di situ untuk mengikutinya. Selanjutnya bisa melakukan fokus yang lain lagi di semester yang akan datang.
Mencari peluang untuk mendapatkan beasiswa dan bisa nyambi dengan aktivitas lainnya sesuai dengan keterampilan yang dimiliki atau mencari pengalaman baru lainnya yang mungkin bisa menambah wawasan.
Maka, perencanaan harus benar-benar dimatangkan di awal dan melihat setiap kemungkinan atau pun peluang yang ada secara realistis.
Baca Juga: Sudah Punya Stadion Jatidiri Semarang, Kenapa PSIS Tak Lolos Lisensi PSSI?
“Sehingga lebih tertata dan komposisinya pas.” Ujar Bella.(Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Gen Z dan Tradisi Ramadan yang Mulai Bergeser: Nilai Lama vs Gaya Baru
-
Setelah Affan Kurniawan, Pelajar Ini Menyusul Gugur di Tangan Aparat: Kapan Trauma Ini Berakhir?
-
Komisi III DPR RI Sayangkan Guru Honorer di Probolinggo Dipidanakan karena Rangkap Jabatan
-
Kritik Dibungkam atas Nama HAM: Salahkah Rakyat Menentang MBG?
-
Tren Pelihara Kucing Makin Naik, Nutrisi Anabul Jadi Perhatian Utama
-
Jesus Casas Batal Latih Timnas Indonesia Berlabuh ke Klub yang Pernah Repotkan Persib Bandung
-
Suami Dwi Sasetyaningtyas Diprediksi Habiskan Uang LPDP Hampir Rp6 Miliar!
-
Sebut Dakwaan Jaksa Tidak Terbukti, Kerry Riza Minta Pembebasan dan Pengembalian Aset
-
Apakah Makan dan Minum Membatalkan Wudhu? Simak Penjelasan Hukum Fiqihnya
-
Rp986 Miliar vs Rp11 Triliun, Bodo/Glimt Bukti Si Kecil Bisa Menang Besar