Suara Denpasar - WALHI Bali melayangkan protes terhadap ANDAL (Analisis Dampak Lingkungan) dan RKL (Rencana Pengelolaan Lingkungan) dan RPL (Rencana Pemantauan Lingkungan) rencana Sistem Penyediaan Air Baku (SPAB) Embung Tukad Unda yang dilaksanakan di Kantor Camat Dawan Jalan Sawo Kabeh, Dawan Klungkung.
Protes itumengenai dokumen ANDAL RKL-RPL yang tidak mencantumkan suplai air SPAB Embung Tukad Unda. Padahal dalam dokumen Kerangka Acuan ANDAL sebelumnya, suplai air dicantumkan.
Protes itu disampaikan karena WALHI melihat peruntukan air yang jauh lebih banyak disuplai untuk proyek PKB (Pusat Kebudayaan Bali) ketimbang suplai untuk masyarakat Kabupaten Gianyar dan Klungkung.
Sementara pada pendahuluan dokumen ANDAL tersebut diproyeksikan kebutuhan air Kabupaten Gianyar dan Kabupaten Klungkung hingga tahun 2040, menunjukkan bahwa kebutuhan air minum memiliki tren yang terus meningkat.
Untuk Kabupaten Klungkung kebutuhan air minum pada jam puncak sebesar 490 liter/detik dan kapasitas terpasang tahun 2020 adalah 312 liter/detik. Untuk Kabupaten Gianyar kebutuhan air minum pada jam puncak sebesar 966 liter/detik dan kapasitas terpasang tahun 2020 adalah 404 liter/detik.
"Tidak dicantumkan dan dijabarkannya secara detail mengenai jumlah distribusi air bagi masyarakat, atau justru proyek ini dibuat untuk memenuhi kebutuhan air untuk Pusat Kebudayaan Bali?” kata Direktur WALHI Bali Made Krisna Dinata alias Bokis.
WALHI menilai proyek RKL-RPL SPAB Embung Tukad Unda tersebut dibuat untuk memenuhi kebutuhan air untuk PKB. Pasalnya berdasarkan hasil analisis Konsultan Perencana, kebutuhan air PKB adalah 50 liter/detik.
“Kuat dugaan kami jika proyek ini adalah suplai air untuk Pusat Kebudayaan Bali (PKB) namun menggunakan Kedok Suplai air Untuk Masyarakat," tandas Bokis. (*/Dinda)
Baca Juga: Ditolak Opa Luhut, Deputi Nekat Lanjutkan Pembahasan Terminal LNG, Usir KEKAL dan WALHI Bali
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Sayap Kecil yang Menantang Badai
-
Siapkan Alat Berat, Kementerian PU Bantu Tangani Jalan Provinsi di Gayo Lues
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing
-
Sekolah Rakyat Tuban Tunjukkan Dampak Positif, Sekolah Permanen Disiapkan
-
Profil Amanda Lucson Finalis Puteri Indonesia 2026, Benarkah Usianya Terlalu Muda?
-
Momen Mahalini Latihan Bersama Band Pengiringnya Jelang Konser KOMA 14 Februari 2026
-
Diperiksa sampai Malam, Pandji Pragiwaksono: Saya Tidak Merasa Menista Agama
-
New Toyota GR Corolla Meluncur di IIMS 2026, Torsi Lebih Ganas dan Transmisi Matik