/
Sabtu, 20 Mei 2023 | 13:48 WIB
WALHI Bali Protes ANDAL Sistem Penyediaan Air Baku Embung Tukad Unda Klungkung ((Dokumen WALHI Bali))

Suara Denpasar - WALHI Bali melayangkan protes terhadap ANDAL (Analisis Dampak Lingkungan) dan RKL (Rencana Pengelolaan Lingkungan) dan RPL (Rencana Pemantauan Lingkungan) rencana Sistem Penyediaan Air Baku (SPAB) Embung Tukad Unda yang dilaksanakan di Kantor Camat Dawan Jalan Sawo Kabeh, Dawan Klungkung.

Protes itumengenai dokumen ANDAL RKL-RPL yang tidak mencantumkan suplai air SPAB Embung Tukad Unda. Padahal dalam dokumen Kerangka Acuan ANDAL sebelumnya, suplai air dicantumkan.

Protes itu disampaikan karena WALHI melihat peruntukan air yang jauh lebih banyak disuplai untuk proyek PKB (Pusat Kebudayaan Bali) ketimbang suplai untuk masyarakat Kabupaten Gianyar dan Klungkung. 

Sementara pada pendahuluan dokumen ANDAL tersebut diproyeksikan kebutuhan air Kabupaten Gianyar dan Kabupaten Klungkung hingga tahun 2040, menunjukkan bahwa kebutuhan air minum memiliki tren yang terus meningkat. 

Untuk Kabupaten Klungkung kebutuhan air minum pada jam puncak sebesar 490 liter/detik dan kapasitas terpasang tahun 2020 adalah 312 liter/detik. Untuk Kabupaten Gianyar kebutuhan air minum pada jam puncak sebesar 966 liter/detik dan kapasitas terpasang tahun 2020 adalah 404 liter/detik. 

"Tidak dicantumkan dan dijabarkannya secara detail mengenai jumlah distribusi air bagi masyarakat, atau justru proyek ini dibuat untuk memenuhi kebutuhan air untuk Pusat Kebudayaan Bali?” kata Direktur WALHI Bali Made Krisna Dinata alias Bokis

WALHI menilai proyek RKL-RPL SPAB Embung Tukad Unda tersebut dibuat untuk memenuhi kebutuhan air untuk PKB. Pasalnya berdasarkan hasil analisis Konsultan Perencana, kebutuhan air PKB adalah 50 liter/detik. 

“Kuat dugaan kami jika proyek ini adalah suplai air untuk Pusat Kebudayaan Bali (PKB) namun menggunakan Kedok Suplai air Untuk Masyarakat," tandas Bokis. (*/Dinda)

Baca Juga: Ditolak Opa Luhut, Deputi Nekat Lanjutkan Pembahasan Terminal LNG, Usir KEKAL dan WALHI Bali

Load More