Suara Denpasar – Beredar sebuah video yang memperlihatkan tersangka penganiyaan David Ozora, Mario Dandy yang tampak tak serius saat berada di kantor polisi.
Dalam unggahan yang dibagikan akun Twitter @tolakbigotnkri, putra Rafael Alun Trisambodo itu bahkan tidak menunjukkan sikap serius saat meminta maaf kepada pihak keluarga korban.
Alih-alih menunjukkan raut muka menyesal, Mario Dandy justru memasang wajah cengengesan dan mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan pembelaan untuk persidangan mendatang.
“Tentunya ada (pembelaan), nanti biar disampaikan di persidangan,” tuturnya dalam video berdurasi 36 detik tersebut.
“Tentunya saya sangat menyesal dan saya mohon maaf,” tambahnya lagi.
Tak hanya menunjukkan ketidakseriusan, Mario Dandy juga terciduk bisa memasang borgol plastik atau kabel ties sendiri tanpa bantuan polisi.
Awalnya, tangan Mario terlihat bebas tanpa mengenakan alat penjerat apa pun. Sementara borgol plastik atau kabel ties yang biasa dipakai malah tergeletak begitu saja di atas meja.
Tak lama, Mario Dandy justru kedapatan langsung memasang borgol plastik itu tanpa meminta bantuan pihak kepolisian. Setelahnya, ia juga terlihat sempat mempermainkan borgol plastik tersebut.
Video permintaan maaf Mario Dandy itu pun langsung mendapatkan tanggapan dari Jonathan Latumahina, Ayah David Ozora. Bahkan, ia juga menyoroti gerak-gerik Mario Dandy yang kelewat santai saat berada di kantor polisi.
Baca Juga: Jika Terbukti Buat Video Syur dengan Rebecca Klopper, Rizky Pahlevi Bisa Bernasib seperti Ariel Noah
Jonathan merasa curiga setelah melihat Mario Dandy yang bisa dengan leluasa mempermainkan kabel ties tersebut, ia pun berpikir kemungkinan Mario juga bisa dengan mudah keluar masuk penjara tanpa pengawasan polisi.
“Bisa masang dan lepas cable ties sendiri, jangan2 bisa keluar masuk sel sendiri juga nih,” kata Ayah David Ozora, sebagaimana dikutip Suara Denpasar dari akun Twitter @seeksixsuck, Jumat (26/5/2023).
Ayah David merasa tidak heran jika seandainya Mario Dandy diperlakukan khusus tidak sesuai hukum yang seharusnya berlaku di Indonesia. Namun, ia berharap akan ada hukuman alam yang bisa menimpa Mario.
“Nanti ada hukum yang gak kaya hukum negeri ini yang akan kena ke anak ini, tunggu aja,” katanya.
Sementara itu, Polda Metro Jaya saat ini telah menyerahkan Mario Dandy dan Shane Lukas ke Kejari Jaksel.
Sebelum dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Jakarta, keduanya akan menjalani pemeriksaan kesehatan di Bioddokes Polda Metro Jaya.
Berita Terkait
-
Mario Dandy Minta Maaf Sambil Senyum-senyum, Ayah David Ozora Soroti Hal Ini: Tunggu Aja
-
Terkuak! Alasan Hakim Tetap Hukum Agnes 3,5 Tahun Penjara Meski Sudah Banding
-
Terkuak! Bisnis Ilegal Penimbun BBM Subsidi Diduga Milik Achiruddin Hasibuan
-
Viral Anak Perwira Polda Sumut Aniaya Mahasiswa, 'Mario Dandy Jilid 2'?
-
The Next Mario Dandy: Kau Bilang Aku Bencong! Aksi Brutal Anak Perwira Polisi
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Misteri Bau Menyengat di Kali Serpong Terjawab, Ini Penyebabnya
-
3 Rekomendasi Drama Romantis yang Dibintangi oleh Kim Hye Yoon, Terbaru No Tail To Tell
-
5 Pemain Keturunan Indonesia yang Berpotensi Hijrah ke Super League
-
Mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal, Sebut Prabowo Sadari Risiko BoP
-
Profil Ratu Rizky Nabila, Pernah Diselingkuhi tapi Kini Mau Jadi Istri Kedua Pesulap Merah
-
Upaya Pemadaman Karhutla di Batam
-
Morazen Yogyakarta Rilis KURMA Vol.03, Buffet Ramadan Bertema Timur Tengah
-
Mitsubishi Targetkan 3000 SPK di IIMS 2026
-
RAM HP Paling Tinggi Berapa? Ini 3 Pilihan untuk Multitasking Berat
-
Seskab Teddy Ungkap 8 Arahan Prabowo untuk Pimpinan TNI-Polri di Rapim