Suara Denpasar - Agama Islam tidak melulu urusan akhirat. Agama ini juga banyak mengurus masalah duniawi. Termasuk dalam urusan ranjang. Salah satunya mengenai hukum suami orgasme duluan, sedangkan istrinya tidak mencapai klimaks.
Imam al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin juz 2, 52 membahas masalah ini. Dia mewanti-wanti bahwa perbedaan karakter keluarnya cairan (sperma) antara di antara suami dan isteri saat berhubungan intim akan menimbulkan perselisihan.
"Terutama jika pihak suami keluar (orgasme) terlebih dahulu. Padahal bagi istri keluar secara bersamaan akan terasa lebih nikmat," kata al-Gazhali dilansir dari laman nu.or.id.
Ulama besar kelahiran Iran itu melanjutkan, suami tidak boleh mementingkan egonya sendiri lantas mengabaikan istrinya.
"Sebab, acapkali istri merasa malu untuk mengungkapkan gejolaknya (syahwat)," tandasnya.
Lebih lanjut, Ibnu Qudamah melalui kitab Al-Mughni juga menjelaskan bahwa apabila suami orgasme terlebih dahulu sebelum sang istri, maka dimakruhkan bagi suami untuk melepaskan dzakarnya, sebelum istri menuntaskan syahwatnya.
"Karena ada riwayat dari Anas bin Malik RA menyatakan bahwa Rasulullah SAW besabda, ‘Ketika seorang suami menggauli istrinya, maka hendaklah ia memberinya cinta dengan tulus'," tandasnya.
Menurut Ibu Qudamah, ketika suami telah menyelesaikan hajatnya, jangan terburu-terburu untuk mengakhiri sebelum istrinya menuntaskan hajatnya juga.
"Demikian itu karena bisa menimbulkan bahaya bagi istri dan menghalanginya untuk menuntaskan syahwat,” demikian disampaikan Ibnu Qudamah dalam Al-Mughni.
Dengan demikian, Ibnu Qudamah menghukumi suami yang orgasme duluan, sedangkan istrinya tidak sampai klimaks sebagai sesuatu yang makruh. Tidak sampai haram. Makruh artinya kalau tidak dilakukan akan lebih baik, atau dapat pahala, sedangkan jika dilakukan tidak apa-apa.
Lebih lanjut, Al-Munawi dalam Jami’ Saghir juga menegaskan bahwa redaksi tersebut membawa pesan agar suami menggauli istrinya dengan sungguh-sungguh, menunjukkan keperkasaan, dan memberi layanan terbaik dalam berhubungan intim, serta penuh kasih sayang. Ini juga sesuai dengan firman Allah: pergaulilah istrimu dengan patut.
Dari penjelasan tersebut, maka kesimpulannya, suami yang orgasme duluan saat berhubungan intim, dan tidak membuat istrinya sampai klimaks hukumnya makruh. Sebab, urusan ranjang bisa menjadi salah satu bibit percekcokan dalam berumah tangga. Sedangkan tujuan pernikahan dalam Islam adalah sakinah (ketentraman dalam hati), mawadah (kasih sayang), warahmah (kelembutan hati dan empati). (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
4 Langkah Pertolongan Pertama Jika Kena Air Keras, Antisipasi dari Kasus Andrie Yunus
-
7 Drama Park Jin Young yang Wajib Ditonton, Still Shining Jadi yang Terbaru
-
Kisah Pengusaha Genteng Majalengka, Omzet Naik Didukung Modal dari BRI
-
Peringati 1 Tahun Danantara, Pupuk Indonesia Group Salurkan Paket Perlengkapan Sekolah
-
Sebanyak 143,91 Juta Orang Diprediksi Mudik Lebaran Tahun Ini!
-
Buntut Ketegangan Timur Tengah, Pemerintah Siapkan Pemulangan 34 WNI dari Iran
-
Apakah 1 Syawal Boleh Puasa? Simak Hukum dan Waktu Pelaksanaannya
-
7 HP Murah Terbaik Buat Lebaran 2026 Rekomendasi David GadgetIn: Spek Ciamik, Harga Miring
-
KUR BRI Perkuat Produksi Genteng Lokal di Tengah Program Gentengisasi Pemerintah
-
Borneo FC Lagi Garang-garangnya, Nadeo Harap Pesut Etam Lumat Persib di Samarinda