Suara Denpasar - Kehidupan Teteh Yani, ojek online cantik asal Bandung, Jawa Barat, ternyata begitu tragis.
Tak hanya ditinggal sang suami seorang Anak Buah Kapal (ABK) dan harus menghidupi dua orang anaknya. Kisah cinta Teteh Yani setelah menjanda juga tragis. Bukan hanya berhenti di situ.
Teteh Yani juga pernah ditipu oleh seorang pria asal Cikalong. Awalnya, dia mendapat bantuan Rp 300 ribu.
"Bapak mau nolongin pas itu dia sempat kirim uang ke rumah Rp 300 ribu. Tadinya enggak ditanggapin, pas gitu dia pengen ketemu katanya pengen bantu gitu kan pas ketemu aku kan sama ojol juga cewek ditemuin dia. Dia ngasih Rp 400 yang namanya kita ngojek sepi terus eee dikasih uang kan senang ya pak," katanya dikutip denpasar.suara.com dari kanal Youtube Dedi Mulyadi, Kamis 15 Juni 2023.
Ketika itu, Yani mengaku tidak ada perasaan bahwa pria yang baru dikenalnnya itu berniat jahat karena sudah memberikan uang Rp 400 ribu.
Begitu juga, ketika pria itu meminjam motor untuk membeli sate. "Eh, motornya dibawa kabur pak," sebut dia ke Kang Dedi, panggilan akrab Dedi Mulyadi.
"Bukan hanya hatinya yang diambil cowok, motor pun pernah diambil. Kisah hidupnya tragis banget sih," sahut Kang Dedi.
Padahal, motor tersebut baru saja lunas. Dia sempat melacak bersama anggota ojol terkait keberadaan pria tersebut. Diketahui beralamat di Cikalong.
Namun, statusnya juga buron karena kasus curanmor. Teteh Yani pun berusaha kembali bangkit dan akhirnya mengambil motor PCX.
Baca Juga: Puji Indonesia Tim Kuat, Pelatih Palestina Berharap Indonesia Menang Lawan Argentina
Tapi, karena kini ojol sedang sepi. PCX yang baru lunas karena dibantu oleh seseorang dermawan akhirnya juga digadaikan.
Kini, dia harus membayar Rp 800 ribu per bulan untuk cicilan di BPR. "Ngelunasinnya bagaimana? Kalau per minggu teteh dapat Rp 200 ribu sampai Rp 250 ribu," tanya Kang Dedi.
Di tengah keluh kesah Teteh Yani, Kang Dedi pun mengeluarkan segepok uang untuk membantu Teteh Yani membayar kredit PCX di BPR.
Sontak Teteh Yani menangis terharu atas bantuan mantan bupati Purwakarta dua periode tersebut. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Gas Melon Langka di Indramayu, Lucky Hakim Endus Praktik Pengoplosan: Pertamina Harus Gandeng Polisi
-
Klaim MBG Bukan Proyek! KemenHAM: Ini Instrumen Negara Penuhi Hak Dasar Siswa
-
5 Bedak Tabur yang Memberikan Efek Glowing di Wajah, Hasil Makeup Halus dan Natural
-
Gagal Jadi JC, Sony Sonjaya Ternyata Belum Akui Perbuatan di Kasus Korupsi MBG
-
Satu Tahun Dicuekin, Fariz RM Akhirnya 'Gas Pol' Seret Pelanggar Hak Cipta Lagunya ke Polisi
-
Militerisme Menguat! 1.047 Pembela HAM Diserang di Era Prabowo-Gibran
-
Anime ONE PIECE HEROINES Ungkap Lagu Tema oleh AiNA THE END, Tayang 5 Juli
-
Mimpi Resign dari Pekerjaan, Pertanda Baik atau Buruk? Ini Penjelasannya
-
Rafaela Rahardja Jalani Sidang Cerai Perdana dengan Brian Siawarta, Ungkap Isu KDRT sebagai Pemicu
-
5 Cairan Pembersih Kerak Lantai Kamar Mandi, Toilet Jadi Kinclong seperti Baru