Suara Denpasar – Seorang bocah perempuan di Buleleng Bali meninggal dunia setelah digigit anjing peliharaannya sendiri.
Dalam video yang dibagikan akun Instagram @badungviral, Jumat (16/6/2023), anak perempuan itu sempat diberikan air minum oleh dokter. Namun, saat menegak air minum itu, bocah tersebut langsung memberontak seolah merasakan sakit.
Menurut keterangan Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Buleleng, Sucipto, bocah tersebut sebelumnya sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Tangguwisia, lalu dirujuk ke RSUD Buleleg pada Minggu 11 Juni 2023.
Kala itu, korban datang dengan berbagai keluhan gejala penyakit rabies, mulai dari tidak bisa minum air, merasakan nyeri, gelisah, dan takut angin sejak Sabtu (10/6/2023).
“Pasien memiliki riwayat digigit anjing kecil peliharaannya sendiri sekitar sebulan yang lalu pada lengan kiri dan menyebabkan luka gores,” tutur Sucipto saat dikonfirmasi pada Selasa (13/6/2023) lalu.
Namun, saat itu kedua orang tua bocah tersebut hanya mencuci luka bekas gigitan itu dengan menggunakan sabun dan air.
Di hari itu pula, anjing yang menggigit korban dibunuh lalu bangkainya dikubur oleh orang tua korban.
Berdasarkan keterangan orang tua korban, diketahui anjing peliharaannya itu memang belum divaksin. Namun, saat anaknya terkena gigitan, mereka menganggap luka tersebut tidak berbahaya.
Bahkan, mereka tidak melaporkan kejadian gigitan anjing tersebut ke fasilitas kesehatan terdekat. Itulah yang kemudian membuat bocah perempuan itu tak mendapat vaksin anti rabies (VAR).
Alhasil, korban mulai mengalami gejala-gejala yang mengarah pada penyakit rabies sejak Sabtu lalu.
Naasnya, setelah dibawa ke rumah sakit, nyawa bocah tersebut tetap tidak tertolong lantaran penanganan terhadap luka gigitannya yang sudah telat. (*)
Berita Terkait
-
Ditanya Cawapres, Ganjar Pranowo: Kemarin Udah Ketemu Pak Sandi Di Istana
-
Tiba di Bandara Bali, Capres Ganjar Pranowo Dijemput Gubernur Wayan Koster, Berikut Agendanya
-
Tertinggal dari Malaysia, Gubernur Bali Wayan Koster Gencar Bangun Infrastruktur Pariwisata
-
Berbisik ke Pramugari Ada Bom, Mahasiswa Asal Medan Diamankan di Bandara Ngurah Rai
-
Sebelum Merusak Mobil Plat Merah, Bule Asal AS Sempat Minta Dipanggilkan Polisi
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Rodri Kejar Gelar yang Belum Dimiliki, Piala Dunia 2026 Bersama Timnas Spanyol
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang