Suara Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster melaporkan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) RI Yasonna H. Laoly tentang penindakan yang telah dilakukan terhadap bule nakal di Bali.
Hasil penindakan itu disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster kepada Yasonna H. Laoly yang berkunjung ke Bali untuk memantau secara langsung penerapan Do and Don't di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali pada Kamis, (22/6/2023).
Tidak hanya yang dideportasi, Koster juga melaporkan tindakan lain seperti pelanggaran lalu lintas dan kasus pidana selama periode Januari - Mei 2023.
"Sudah dilakukan penanganan yang pertama proses tindak pidana sebanyak 36 kasus oleh Polda Bali, Kemudian pelanggaran terhadap lalu lintas sebanyak 1023 yang ditindak oleh Polda Bali, Kemudian deportasi yang dilakukan oleh Imigrasi sebanyak 158 orang oleh kawil kumham (Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM) Provinsi Bali," ujar Wayan Koster.
"Jadi kami sudah berupaya bekerja keras untuk melakukan tindakan terhadap semua pelanggaran yang dilakukan oleh para wisatawan mancanegara," sambungnya.
Sementara, Yasonna H. Laoly mengatakan pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan pemerintahan daerah dalam hal ini Pemerintah Provinsi Bali guna melakukan pengawasan bersama terhadap orang asing di Bali.
Dengan telah diterbitkannya buku panduan wisata Do and Don't, dia berharap dapat meminimalisir pelanggaran yang dilakukan oleh wisman.
"Diharapkan dengan penegakan peraturan ini dimulai dengan pengetahuan awal bagi wisman saat masuk tentang "Do and Dont", apa yang wajib dilakukan dan apa yang dilarang dilakukan lewat pintu masuk ke Bali dalam hal ini di Bandara maka kasus-kasus yang sebelumnya ramai akan diminimalisir," ujar Yasonna di Bandara Ngura Rai. (Rizal/*)
Berita Terkait
-
Menkumham RI Pantau Penerapan Do and Don't di Bali: Harus Ramah Tetapi Tetap Tegas
-
Bebas Visa 159 Negara Disetop, Kadispar Bali: Jumlah Kunjungan Meningkat Terus
-
Gubernur Bali Wayan Koster: 'Yang Jemput Turis di Bandara Harusnya Pakai Endek Bali'
-
Polda Bali Tegaskan, Status Tersangka Disel Astawa Sesuai Prosedur
-
Bek Bali United Elias Dolah Jadi Man of The Match Thailand, Coach Teco Singgung Ini
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
Terkini
-
Bantah Kenal Pejabat Bea Cukai, Heri Black Akui Pernah Urus Kontainer Blueray
-
Jebakan 'Sekalian Aja': Bagaimana Supermarket dan QRIS Menguras Isi Dompet Kita
-
Prediksi AS vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
AI Jadi Mesin Utama Fast Fashion: Riset Soroti Dampaknya bagi Pasar dan Lingkungan
-
Mengapa Fast Fashion Masih Diminati Meski Berdampak Buruk bagi Lingkungan?
-
Karina dan Winter Aespa Saksikan Langsung Perjuangan Korea Selatan di Piala Dunia 2026
-
Marketeers Tech for Business 2026: Jurus Baru Digital Marketing di Era AI
-
Harga Pertamax Naik, Rakyat Kecil Kini 'Dipaksa' Olahraga Gratis di SPBU
-
Tangis Pecah di Tepian Bengawan Solo, Santri Ngawi Hilang Ditelan Arus
-
Harga Paket Nonton Piala Dunia 2026 di Folaplay, Gratis Pakai Internet Rakyat