/
Rabu, 28 Juni 2023 | 13:04 WIB
Kelompok Suporter memboikot pertandingan Bali United. ((Instagram))

Suara Denpasar-Kelompok Suporter Boikot Bali United, Ternyata Ini Alasannya; Minta 100 Ribu, Gaya Main 5 Ribu.


Jelang bergulirnya pertandingan Bali United Vs PSS Sleman, klub bermarkas di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar Bali itu mulai membuka penjualan tiketnya. Namun, belakangan harga tiket terbaru pun ditentang komunitas suporter. 


Mereka tak setuju dengan kenaikan harga tiket regular yang kini naik menjadi Rp100 ribu. Bahkan akibat kenaikan harga tiket itu, salah satu komunitas besar suporter Bali United, yakni Northside Boys 12 melakukan aksi boikot. 


Hal itu disampaikan melalui akun Instagram 
@northsideboys12. "Setelah melakukan forum dengan teman teman Tribun Utara.
Sikap Northsideboys12 memilih Boikot pertandingan home Bali United dengan tidak hadir di Tribun Utara sampai waktu yang belum di tentukan," tulis akun tersebut. 


Pada unggahan itu disebutkan, bahwa pihaknya merasa melonjaknya harga tiket tersebut terkesan berlebihan. Mereka juga merasa alasan kenaikan tiket yang dilakukan pihak management klub Bali United tak jelas.


"Di pertemuan yang dilakukan pun, Manajemen Bukan melakukan koordinasi
terkait perencanaan naiknya harga tiket dengan alasan yang masuk akal dengan kondisi tim sekarang. Caption pada postingan Bali United pun tidak jelas,
"kenyamanan fasilitas yang sudah standar international" standar international itu yang di maksud seperti apa ?," lanjutnya. 


Menurutnya kenaikan harga tiket seharusnya dilakukan secara bertahap.


"Manajemen Bali united ingin berjalan di atas kita. Sedangkan Kita tidak pernah mau berjalan di atas mereka. Semestinya kita berjalan bersama, dan bersinergi untuk

menjadikan Klub ini semakin kuat kedepannya. Jika Bali United menolak berjalan bersama, menarik diri
untuk tidak datang ke stadion adalah cara untuk memberi tahu mereka bahwa "Football Without Fans is Nothin," pungkasnya.

Baca Juga: Punya Kekasih Beda Agama, Pratama Arhan Ramai Digosipkan Pindah Agama


Atas unggahan itu, sejumlah pengikut Instagram ikut memberi komentar menohok.
" Minta 100ribu tapi gaya mainnya 5ribu, auuuuu," komentar akun @memebaliunitedfc.

"Setuju bli Harga tiket ini kita rasa terlalu mahal. Memang kita bisa membeli saat satu pertandingan, tapi kalau

datang terus setiap laga home saya rasa
teman teman tidak akan bisa konsisten.
Riuh northside boy dan atmespher dipta
akan berkurang dengan naiknya tiket ini.
Kita datang ke Dipta tidak hanya membeli
tiket, perlu makan, minum, transport, dll," timpal akun @arcom.bali. 

Load More