Suara Denpasar - Pemerintah Provinsi Bali akan mengeluarkan kebijakan baru bagi wisatawan mancanegara (wisman) pada 2024 mendatang. Aturan tersebut mengharuskan setiap wisman wajib membayar Rp150 ribu per sekali masuk ke Bali.
Terkait itu, Ketua Komisi II DPRD Provinsi Bali, IGK Kresna Budi menilai jumlah itu terlalu kecil apabila dibandingkan dengan nama besar Bali yang saat ini sebagai pulau pariwisata terbaik dunia.
"Karena Rp 150 ribu terlalu murah buat Bali. Bali itu destinasi terbaik di dunia saat ini, harusnya Rp500 ribu dengan asumsi begini kan wisatawan kita Rp9 juta (pertahun) kalau Rp500 ribu kita akan dapat Rp4.5 triliun karena Bali sebagai destinasi wisata dunia," terang Kresna Budi saat dihubungi Suara Denpasar," Kamis (13/7/2023).
Kresna Budi menjelaskan DPRD Bali memberi masukkan agar pungutan itu sebesar Rp 500 ribu, hanya saja Gubernur Bali memutuskan hanya Rp 150 ribu per orang.
Daerah lain dari hasil sumber daya alam mereka dapat bagian dari pada negara, sedangkan Bali tidak dapat dari sektor pariwisata, katanya.
Kresna Budi menambahkan, hasil dari pungutan tersebut nantinya dipakai untuk anggaran kesehatan dan pendidikan masyarakat.
"Nah penggunaan dari pada pengenaan itu adalah bagaimana nantinya kita pakai untuk kesehatan masyarakat pendidikan masyarakat," aku Kresna Budi.
Dia mengklaim pungutan itu tidak akan mempengaruhi jumlah kunjungan wisatawan ke Bali. Karena selain dipakai untuk anggaran kesehatan dan pendidikan masyarakat akan dipakai untuk membangun infrastruktur pendukung pariwisata.
"Gak lah. Justru kunjungan akan meningkatkan karena dari dana itu kita akan memperbaiki fasilitas-fasilitas yang ada buat wisatawan biar lebih nyaman, yakin bertambah gak akan berkurang," yakinnya. (*/Ana AP)
Berita Terkait
-
Dikenang! 38 Anggota DPRD Akan Tertuang Dalam Prasasti Bali 100 Tahun ke Depan
-
KPU Terima 772 Bacaleg DPRD Bali dari 18 Parpol
-
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta Pilih Mundur dan Maju Caleg DPRD Bali dari PDIP
-
Arak Bali Bikin Suasana Sidang DPRD Provinsi Hening, Koster: 'Tepuk Tangan Untuk Arak Bali'
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian