Suara Denpasar - Selain Chanatip Songkrasin, beberapa pemain Thailand akhirnya memutuskan untuk pulang kampung dan menyudahi karir abroadnya.
Seperti diketahui, Chanatip Songkrasin akhirnya pulang ke Thailand usai tujuh tahun berkarir di Liga Jepang. Pemain berusia 29 tahun itu kini memperkuat klub Liga Thailand, BG Pathum United.
Pemain yang dijuluki Messinya Thailand itu diboyong dengan biaya transfer sekitar Rp 31,84 Miliar.
Chanathip mengaku bahwa di Kawasaki Frontale sudah tidak ada lagi yang ingin dibuktikannya. Namun, ia bersikeras untuk tidak dianggap gagal dalam memperkuat klub Jepang tersebut.
Keputusan gelandang serang Timnas Thailand tersebut akhirnya diikuti oleh rekannya, Thanawat Suengchitthawon.
Dilansir dari bolatimes.com pada Senin (17/7/2023), pemain berusia 23 tahun itu akhirnya resmi hengkang dari klub Inggris, Leicester City usai cedera panjang yang dialaminya.
Thanawat Suengchitthawon kini bergabung ke klub yang bermain di divisi pertama Liga Thailand, Muangthong United.
Jauh sebelum Chanathip Songkrasin dan Thanawat Suengchitthawon, 3 bintang timnas Thailand telah lebih dulu untuk pulang kampung dan meninggalkan berkarier abroad di Eropa.
Sebelum hengkang dari klub J2 League Shimizu S-Pulse awal tahun 2021, Teerasil Dangda pernah bermain di Manchester City U21 tahun 2007.
Lalu ada bek Timnas Thailand Kiatprawut Saiwaeo, pada tahun yang sama bergabung dengan Manchester City U21.
Serta ada bek senior Timnas Thailand Suree Sukha, yang juga sempat bergabung Manchester City U21 tahun 2007.
Namun Teerasil Dangda, Kiatprawut Saiwaeo dan Suree Sukha bernasib kurang beruntung. Karir mereka yang berlangsung satu musim usai tak mendapatkan menit bermain dan terganjal izin kerja.
Kini, Teerasil Dangda yang masih bermain di Liga Thailand. Kiatprawut Saiwaeo dan Suree Shuka telah memutuskan untuk pensiun.(Rizal/*)
Berita Terkait
-
Karena Erick Thohir? Netizen Bully Chanathip Songkrasin CS, Laga Timnas Indonesia Kontra Argentina Disinggung
-
Tinggalkan Liga Jepang, Chanathip Songkrasin Sebut Bermain untuk Kawasaki Frontale Suatu Kegagalan
-
Samuel Silalahi, Pemain Muda Berdarah Batak Catat Hat-trik Dalam 6 Menit di Liga Eropa, Erick Thohir Kepincut?
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Tahir Solo Museum Resmi Dibuka, Ada Fosil Dinosaurus 20 Meter!
-
Ulasan Novel Lara Rasa, Menata Ulang Masa Depan Sebelum Usia Tiga Puluh
-
Arsenal Gunakan Jalur Agen untuk Datangkan Bruno Guimaraes, Newcastle Mulai Gerah
-
Setara Institute Soroti Kasus Febrie Adriansyah, Desak Tim 9 Utamakan Supremasi Hukum
-
Cegah Konflik Keluarga! BRI Beri Cara Mudah Amankan Warisan untuk Anak dan Cucu
-
3 Klub Asing Tiba di Indonesia untuk Piala Presiden Elite 2026, Panitia Apresiasi Dukungan Imigrasi
-
Perkuat Ekonomi, Apa Itu Dana Bagi Hasil Tambang dan Kenapa Perlu Dievaluasi?
-
Duel Berdarah di Sampang: Tak Terima Ibu Dipacari Lansia, Anak Nekat Carok
-
Soroti Febrie Adriansyah Tanpa Rompi dan Borgol, Legislator Gerindra: Tak Ada yang Kebal Hukum
-
Bukan Sekadar Nostalgia, Timeless Project Live Ajak Generasi 2000-an Merayakan Perjalanan Hidup