Suara Denpasar - Penyanyi Rafael Landy Tanubrata ata Rafael Tan tumbuh dalam keluarga yang unik. Member boyband SMASH ini hidup dalam keluarga yang beda agama. Ayah, ibunya, dan dia memiliki agama masing-masing.
Rafael Tan menceritakan kehidupan beragama yang unik dalam keluarganya kepada Denny Sumargo belum lama ini. Dia menjelaskan, ibunya seorang beragama Buddha, ayahnya beragama Islam, sedangkan dia memilih menjadi Kristen.
Pria 36 tahun ini menceritakan bagaimana bisa ayah, ibu dan dia memiliki agama berbeda. Ceritanya, kata dia, awalnya ayah dan ibunya menikah sama-sama Buddha. Namun, ayahnya memilih menjadi mualaf atau masuk Islam.
"Dulu tuh pas nyokap sama bokap married (menikah), agama mereka Buddha dua-duanya. Dua tahun gue lahir, bokap pindah ke Muslim (Islam), nyokap tetep Buddha," tandas Rafael Tan, dikutip dari kanal Youtube CURHAT BANG Denny Sumargo, Rabu (18/7/2023).
Nah, kebetulan dari kecil, sekitar usia 3 tahun, dia suka nyanyi-nyanyi. Orang tuanya pun ingin Rafael mengasah bakatnya di les vokal. Saat itu, ia tinggal di Garut, sehingga susah mencari tempat les menyanyi.
Ibunya kemudian mencari tahu ke teman-temannya. Menanyakan tempat les musik untuk mengembangkan talenta Rafael Tan.
"Karena Garut kota kecil nggak ada (les musik), terus temen bokap gua bilang, 'Ci, bawa ke gereja aja'," kata Rafael.
Dari belaar ikut paduan suara di gereja itulah, Rafael Tan mengenal Kristen. Sehingga dia merasa melewati kehidupan tiga agama sekaligus. Yakni Islam, Buddha, dan Kristen.
Denny Sumargo penasaran apa yang dipikirkan anak ketika melihat orang tua beda agama. Dia menanyatakan apakah Rafael mengalami keresahan.
Baca Juga: Cinta Beda Agama Dengan Rizky Febian, Mahalini: Untung Saya Direstui
"Gue gak kepikiran gitu (resah). Gue kayak happy gitu (terlahir beda agama)," katanya.
Yang lucu, dalam sehari dia bisa mengikuti kegiatan keagamaan tiga agama dimaksud. Setiap pagi dia ke gereja sampai Pukul 10.00, kemudian siangnya dia diajak ibunya ke vihara untuk sembayang di depan Dewi Kwang Im yang melambangkan welas asih atau penyayang.
"Sore gue diajak sholat sama papa. Gue punya sajadah sendiri, peci sendiri, sarung sendiri, sholat bareng bokap," tandas Rafael. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Berani Turunkan Pemain Muda, Hector Souto Buktikan Keputusan Federasi Tak Salah di Piala AFF Futsal
-
Temui Gubernur DKI, PB ORADO Perkuat Dukungan Turnamen Domino
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
-
Bank Sumsel Babel Permudah Akses Bandara, Tol, dan LRT di Palembang, Cukup Tap Tanpa Antre
-
Rahasia LG Jual 3,2 Juta WashTower, Fokus Konsumen hingga Bidik Pasar Indonesia
-
Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir
-
Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam
-
Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Persiapan Haji 2026, Layanan Jemaah Jadi Prioritas
-
Ruang Rawat Inap RSUD Berkah Pandeglang Ambruk, Pasien Panik Berhamburan Selamatkan Diri