Suara Denpasar - Vagina kentut setelah seks atau disebut dengan queef merupakan hal yang lumrah terjadi.
Menjaga kenyaman saat berhubungan seks memang seperti keharusan bagi setiap pasangan suami istri.
Bagi sebagian orang, vagina kentut setelah berhubungan seks bisa jadi mengganggu kenyamanan saat berhubungan badan dengan pasangan. Bahkan dianggap sesuatu yang memalukan.
Lantas, apakah ada cara khusus untuk mengatasi vagina kentut setelah seks?
Tips dan trik mengatasi vagina kentut setelah seks banyak dicari pasangan suami istri. Penyebab utama keluarnya angin kecil dari vagina saat seks adalah aktivitas seks yang sangat intim dan cenderung kasar karena penetrasi Mr P ke Miss V sangat cepat.
Paling banyak vagina kentut setelah seks, disebabkan adanya udara yang ikut masuk saat penetrasi dilakukan dan kondisi ini sangat normal serta tidak menimbulkan bahaya.
Kentut yang keluar dari vagina memang tidak akan menimbulkan bau seperti kentut dari lubang anus, namun hal ini bisa mengakibatkan kurangnya kenyamanan saat berhubungan badan.
Menurut Sherry A. Ross, MD, Obgyn sekaligus Penulis Kesehatan Organ Intim Wanita mengatakan vagina memiliki ruangan yang elastis karena bisa menampung bayi, penis bahkan tampon.
dr. Ross menjelaskan tidak ada cara atau tips khusus untuk mencegah vagina kentut setelah berhubungan seks. Namun ada satu cara, yaitu olahraga kegel yang disebut bisa sangat membantu meningkatkan kekuatan dasar otot panggul.
Obgyn sekaligus Penulis Kesehatan Organ Intim Wanita itu juga mengatakan adanya posisi seks yang menambah peluang terjadinya kentut vagina.
Baca Juga: Selebgram Kontroversial Siskaeee Siap Bersaing dalam Kejuaraan Seks Eropa di Swedia?
"Kapan saja vaginia dalam posisi terbuka lebih banyak, itu bisa meningkatkan risiko menciptakan suara vagina kentut. Posisi seperti doggy style, misionaris terbalik meningkatkan efek queef," jelas dr. Ross dikutip dari Suara.com, Selasa (18/07/2023).
Sementara itu, menurut dr. Ros posisi seks seperti misionaris tradisional, yaitu perempuan di bawah dan lelaki di atas dapat mengurangi jumlah udara masuk ke dalam vagina. Pada posisi ini biasanya, Miss V kurang terbuka sehingga menyulitkan udara untuk masuk. Alhasil vagina minim risiko mengeluarkan kentut setelah melakukan seks. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
5 Rekomendasi Sepatu Gunung Lokal Terbaik 2026 dan Harganya
-
6 Fakta Miris Kapasitas TPA Sarimukti yang Habis di 2026
-
Emas Melesat, Perak Menggila! Ini Pemicu Lonjakan Harga Logam Mulia Hari Ini
-
Intip Harta Kekayaan Dadan Hindayana yang Capai Rp9 Miliar
-
Klasemen Grup A Piala AFF U-19: Indonesia Sapu Bersih, Tapi Masih di Bawah Vietnam
-
Mengapa Kasus Noven Mandek Bertahun-tahun?
-
Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Bakal Safari Minta Masukan Partai Politik
-
Bandung Raya Siaga Satu! TPA Sarimukti Diprediksi Penuh Total Oktober 2026
-
AJI dan PBHI Soroti Batalyon Teritorial Pembangunan: Demokrasi Dipersempit, Pers Terancam Dibungkam
-
Istana Jadwalkan Pelantikan Pimpinan BGN Nanik S Deyang Dkk Pekan Depan