Suara Denpasar - Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Gerindra, baru-baru ini menawarkan lapangan miliknya kepada klub sepak bola Persija Jakarta. Namun, tawaran tersebut tidak luput dari sindiran netizen yang mengaitkannya dengan tahun politik yang semakin memanas menjelang tahun 2024.
Melansir dari Instagram blitznews_football, dalam acara konsolidasi nasional Partai Gerindra di Jakarta International Velodrome pada tanggal 16 Juli 2023, Prabowo mengungkapkan keinginannya untuk turut serta dalam perkembangan sepak bola di Indonesia.
Ia sedang membangun akademi sepak bola di wilayah Bekasi, Jawa Barat, yang diharapkan selesai pada bulan Oktober mendatang dengan tujuh lapangan.
Prabowo juga menawarkan Persija Jakarta untuk bisa berlatih di akademi miliknya secara cuma-cuma. Ia mengetahui bahwa klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut belum memiliki tempat latihan yang memadai.
Namun, respons dari netizen terhadap tawaran tersebut tidak semuanya positif. Banyak netizen yang menganggapnya sebagai strategi politik dalam menghadapi tahun politik yang semakin dekat, khususnya menjelang Pilpres 2024.
Sebuah komentar di akun Instagram @rf_yandy menyebutkan, "2019 semua mencari suara melalui agama, 2024 semua mencari suara melalui sepak bola."
Sindiran ini menggambarkan pandangan bahwa politisi cenderung menggunakan isu-isu populer seperti agama atau olahraga untuk mendapatkan dukungan publik.
Akun Instagram @fatah_we juga mengungkapkan sindirannya, "Biar puluhan ribu jak dukung dia. Giliran ada maunya dibaik-baikin, Politik politik!" komentar tersebut mencerminkan skeptisisme netizen terhadap motif di balik tawaran Prabowo.
Sindiran netizen ini menunjukkan bahwa publik memiliki kesadaran terhadap dinamika politik yang terjadi di sekitar mereka. Tindakan politisi yang terkait dengan isu-isu populer seperti sepak bola dapat dipandang dengan kecurigaan dan kritik yang tajam. (*/Dinda)
Baca Juga: Gol ke-100 Marko Simic Genapkan Rekor dalam Kemenangan Persija, Marc Klok: The Man Is Back
Berita Terkait
-
Keren! Eks Persija Rafli Mursalim Akan Jadi Pemain Indonesia Pertama yang Berkarir di Kamboja
-
Pemain PSIS Semarang Gali Freitas Masuk dalam Best Team Pekan Ketiga Liga 1, Warganet Minta Ganti ke Penggawa Persija
-
Cetak Gol di Pertandingan Debut, Bek Muda Persija Jakarta Selebrasi Ala Kylian Mbappe, Ini Alasannya
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Beda Nasib Nadiem Makarim dan Jurist Tan: Satu Dituntut 18 Tahun, Satu Kabur ke Australia
-
Transjakarta Tutup Halte Kebon Sirih Arah Selatan Mulai Jumat Malam, Ini Pengalihannya
-
Belanja Online Pakai Paylater: Menyelamatkan di Awal, Menegangkan di Akhir
-
Jurist Tan Sekarang di Mana? Stafsus Nadiem Makarim Tersangka Kasus Chromebook Kini Buron
-
Dugaan Prostitusi Anak di Jakbar, Mucikari hingga Kasir Karaoke Jadi Tersangka
-
Masuk Kategori Risti, Jemaah Calon Haji Asal Probolinggo Wafat di Makkah
-
OJK Perkuat Kepastian Hukum Demi Jaga Penyaluran Kredit
-
Rano Karno Bawa Jakarta Kolaborasi dengan Milan, Ruang Publik Bakal Lebih Artistik
-
2 Cushion Wardah Terbaik untuk Kondangan: Minim Oksidasi, Flawless Sepanjang Acara
-
Pencarian Nelayan Pandeglang yang Hilang di Perairan Kalianda Dihentikan