News / Metropolitan
Jum'at, 15 Mei 2026 | 07:17 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno di Balai Kota Milan, Selasa (13/5/2026). (dok. Pemprov DKI Jakarta)
Baca 10 detik
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta dan Wakil Wali Kota Milan membahas kerja sama strategis di Milan pada 13 Mei 2026.
  • Kedua kota sepakat berkolaborasi dalam bidang seni publik, pengelolaan ruang kota, serta pengembangan museum untuk memperkuat budaya.
  • Pemprov DKI Jakarta dan Milan berkomitmen meningkatkan ketahanan pangan melalui urban farming dan sistem distribusi pangan yang berkelanjutan.

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Kota Milan, Italia, dalam berbagai sektor strategis mulai dari ekonomi kreatif, seni publik, pengembangan ruang kota, hingga ketahanan pangan perkotaan.

Kerja sama tersebut dibahas dalam pertemuan antara Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno dan Wakil Wali Kota Milan Anna Scavuzzo di Balai Kota Milan pada Selasa (13/5/2026).

Salah satu agenda yang menjadi sorotan adalah rencana kolaborasi seni publik antara seniman Jakarta dan Milan yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada Juli 2026 mendatang.

Kolaborasi itu akan menghadirkan workshop hingga instalasi seni kota yang dikerjakan bersama oleh para seniman dari kedua kota. Program ini diharapkan tidak hanya mempercantik ruang publik Jakarta, tetapi juga membuka ruang pertukaran pengalaman internasional bagi seniman muda.

“Jakarta ingin ruang publik tidak hanya menjadi tempat berlalu lalang, tetapi juga ruang interaksi, kreativitas, dan kebanggaan warga kota. Seni harus hadir dekat dengan masyarakat,” ujar Rano Karno, dikutip dari ANTARA.

Dalam kunjungan tersebut, delegasi Jakarta juga mempelajari cara Milan mengelola kawasan bersejarah, museum, dan ruang publik agar tetap hidup sekaligus mampu menjadi penggerak ekonomi lewat sektor wisata dan budaya.

Tak hanya itu, Jakarta turut mendorong kerja sama antara museum di ibu kota dengan Museo delle Culture (MUDEC) di Milan sebagai bagian dari penguatan pendidikan budaya dan akses pembelajaran internasional bagi generasi muda.

Selain seni dan budaya, kedua kota juga membahas isu ketahanan pangan perkotaan. Fokus kerja sama meliputi pengembangan urban farming, pengurangan food waste, hingga sistem distribusi pangan yang lebih modern dan efisien.

Pemerintah Kota Milan bahkan menyatakan dukungannya terhadap rencana Jakarta untuk bergabung dalam Milan Urban Food Policy Pact, sebuah inisiatif global yang mendorong sistem pangan kota yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.

Baca Juga: Brimob dan Tim Perintis Gerebek Balap Liar di Taman Mini, Remaja dan Motor Bodong Diamankan

Pemprov DKI Jakarta menegaskan kerja sama internasional seperti ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, mulai dari ruang kota yang lebih hidup, peluang baru bagi industri kreatif, hingga peningkatan kualitas hidup warga urban.
 

Load More