Suara Denpasar - Kabar perpecahan di tubuh PDIP setelah Megawati menunjuk Ganjar Pranowo sebagai capres menyeruak. Kabar itu disampaikan kanal YouTube LINTAS OPINI.
Kanal Youtube itu membagikan video yang menyebut ada perpecahan di partai berlambang banteng moncong putih lantaran Megawati salah pilih capres, yakni Ganjar Pranowo sebagai bakal capres dalam Pilpres 2024 mendatang.
Video berjudul "Pdip retak !! Mega Salah pilih capres, elit partai putuskan Ogah jika dukung Ganjar" itu diunggah sejak 10 Juli 2023. Sudah ditonton sebanyak 2,3 ribu kali.
Lantas, benarkah kabar PDIP retak karena Megawati salah pilih capres dan elit PDIP ogah dukung Ganjar?
Cek Fakta
Dalam video tersebut, mengambil komentar pengamat politik Rocky Gerung yang menyebut Megawati Soekarnoputri telah membuat kesalahan dalam pemilihan calon presiden, yang menyebabkan elite PDIP enggan mendukung Ganjar dalam Pilpres mendatang.
Dari penelusuran, komentar Rocky Gerung itu diambil dari kanal Youtube Rocky Gerung Official saat berbincang dengan Hersubeno. Keduanya membincangkan soal salah satu petinggi PDIP, Effendi Simbolon yang menyebut Prabowo cocok melanjukan kepemimpinan Jokowi.
Sebagaimana diketahui, atas pernyataannya, Effendi Simbolo sudah dipanggil PDIP. Dan hasilnya klir tidak ada masalah.
Di sisi lain, dalam video jusru tidak ada informasi yang dapat dipertanggungjawabkan mengenai adanya perpecahan di PDIP. Justru mengambil pernyataan Ketua DPC PDIP Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo yang menyangkal kabar mengenai keretakan hubungan antara Megawati dan Jokowi.
Baca Juga: Kecelakaan KA Brantas vs Truk di Semarang, Ganjar Pranowo Janjikan Hal Ini
Menurut Rudyatmo, hubungan antara ketua umum PDIP dan Presiden Jokowi masih baik hingga saat ini. Ia juga berpendapat bahwa ada upaya pihak lain yang ingin memecah belah hubungan antara Megawati dan Jokowi.
Rudyatmo menyatakan bahwa upaya tersebut dilakukan karena saat ini merupakan tahun politik menjelang Pilpres 2024.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa narasi dalam video tersebut sebenarnya membantah isu perpecahan antara Megawati dan Jokowi yang beredar sebelumnya.
Oleh karena itu, klaim bahwa PDIP mengalami perpecahan dan elite partainya menolak mendukung Ganjar adalah tidak benar dan dapat dikategorikan sebagai konten yang dinyesatkan atau hoaks. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
IHSG Diprediksi Bergerak Konsolidatif Sepekan, Sentimen Timur Tengah hingga MSCI Jadi Sorotan
-
Pemadaman Listrik Tanpa Pemberitahuan: Masalah Tata Kelola Pelayanan Publik
-
Analisis Teknikal IHSG Hari Ini saat Wall Street Rebound
-
Rupiah Diramal Ambruk ke Rp18.000, Harga Emas Berpotensi Anjlok Rp20.000 Hari Ini, Ada Apa?
-
Prakiraan Cuaca di Kota-kota Besar Hari Ini: Bandung dan Bandar Lampung Hujan Lebat
-
SIG Bidik Pasar Renovasi Rumah Lewat MiniMix, Beton Siap Pakai Tembus Gang Sempit
-
Pertama Kalinya, SUNRISE dan SHAFT Umumkan Kolaborasi Produksi Anime Baru
-
Petani Jember Dapat Senjata Baru Lawan Penyakit Padi, Produksi Diklaim Meningkat
-
Asing Ramai-ramai Lepas Saham BUMI, Target Harganya Tetap Meroket
-
4 Zodiak Ini Bakal Ketiban Hoki Besar pada 22 Juni 2026, Apakah Kamu Termasuk?