Suara Denpasar – Tim Pengabdian Masyarakat Departemen Administrasi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang (UM) menggelar pelatihan peningkatan manajemen human relation era revolusi industri 4.0 di Wlingi, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.
Pelatihan ini berkaca pada Era Revolusi Industri 4.0 yang berbasis dengan digitalisasi menjadi tantangan atau pekerjaan baru bagi sekolah. Pihak sekolah dituntut untuk bisa mengikuti dan beradaptasi dengan arus perubahan di zaman modern seperti saat ini.
Salah satunya adalah melakukan branding. Ini sebagai salah satu upaya sekolah untuk menggaet minat dan juga kepercayaan masyarakat melalui program-program pendidikan yang ditawarkan.
Pasalnya strategi branding yang dilakukan oleh sekolah akan memberi dampak yang cukup panjang terhadap kepercayaan masyarakat kepada sekolah sehingga dibutuhkan strategi branding yang tepat.
Tim Pengabdian Masyarakat Departemen Administrasi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang (UM) yang diketuai Dr. Mustiningsih, M.Pd menggelar pelatihan digelar di Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar itu diikuti oleh forum Kepala Sekolah SD se-Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.
Dalam acara pelatihan tersebut juga dipaparkan materi tentang konsep manajemen human relation dan teknik humas yang disampaikan tim anggota yakni Dr. Agus Timan, M.Pd dan Hasan Argadinata S.Pd., M.Pd.
Mustiningsih mengatakan pelatih manajemen human relation merupakan bagian penting dari upaya sekolah untuk mengenalkan diri mereka kepada masyarakat.
Melalui strategi branding yang tepat sekolah tidak akan perlu repot-repot mencari peserta didik karena masyarakat sudah memiliki kepercayaan kepada sekolah dengan program-program pendidikan yang ditawarkan dirasa sudah sesuai dengan kebutuhan mereka.
“Di era yang modern seperti saat ini ada beragam saluran atau media komunikasi yang bisa dimanfaatkan dengan baik oleh sekolah untuk membuat branding yang pas melalui pendekatan manajemen human relation,” kata Mustiningsih.
Baca Juga: Aneh, Siswa Rangking 1 Malah Dikalahkan Rangking 100+ Jalur SNBP Unud
Bagaimana pun, lanjut dia, sekolah dan masyarakat adalah satu kesatuan yang tak bisa terpisahkan. Sehingga dibutuhkan pola komunikasi yang aktif. Salah satunya dengan memanfaatkan media sosial, media massa, atau website sekolah.
Sementara Pengawas SD Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar, Poniran, S.Pd, M.Pd merasa memang diperlukan kegiatan pelatihan untuk membantu sekolah dalam meningkatkan mutu dari program-program pendidikan yang ditawarkan kepada masyarakat.
Ia juga menyebut peran Perguruan Tinggi (PT) begitu penting untuk transfer ilmu ke sekolah agar kajian-kajian tentang manajemen human relation yang berkaitan dengan branding sekolah bisa diimplementasikan dengan baik.
“Tentu kami sebagai pelaksana di lapangan merasa senang dengan adanya kegiatan (pengabdian) seperti ini,” ujar Poniran.
Dia mengatakan, bagaimana pun perguruan tinggi memiliki kewajiban moral untuk mengaplikasikan kajian keilmuan kepada sekolah untuk membantu peningkatan kualitas pendidikan di sekolah. (*/ Aryo)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Bocoran Vivo V70 FE: Kamera 200MP, Baterai 7000mAh, Update 6 Tahun, Rilis 28 Februari?
-
Siap Guncang Malaysia! Dewa 19 Boyong 3 Vokalis, Tyo Nugros, hingga Padi Reborn Sekaligus
-
IIMS 2026 Sukses Besar, 580 Ribu Pengunjung dan Transaksi Tembus Rp8,7 Triliun
-
Serangan Siber Lewat APK Palsu Makin Canggih dan Terstruktur
-
Selain Air Putih, 5 Minuman yang Bikin Sahur Lebih Segar
-
Ngabuburit: Budaya Menunggu Buka Puasa yang Melegenda dari Tanah Sunda
-
Reuni, Bukber, dan Panggung Pencapaian Terselubung yang Haus Validasi
-
Lapar Mata yang Mematikan Nurani! Ironi Gunungan Sampah di Bulan Suci Ramadan
-
Impor 105 Ribu Pikap India PT Agrinas Dianggap Berlawanan dengan Program Prabowo
-
Sunscreen untuk Atasi Flek Hitam Harganya Berapa? Ini 5 Pilihan yang Bagus