Suara Denpasar - Pemerintah Provinsi Bali tengah merancang sejumlah akses masuk dan keluar Pelabuhan Sanur yang sedang menjadi sorotan. Pasalnya aktivitas di Pelabuhan tersebut menimbulkan kemacetan yang luar biasa.
Masyarakat seputaran Pelabuhan Sanur sudah mulai mengeluhkan kondisi kemacetan itu sejak bulan Februari 2023.
Menanggapi hal itu, Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Perhubungan Provinsi Bali telah merancang sejumlah akses keluar dan masuk Pelabuhan Sanur guna menengarai kemacetan.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali, IGW Samsi Gunarta usai rapat koordinasi dengan Komisi III DPRD Bali di Gedung DPRD Provinsi Bali, Selasa (25/7/2023).
"Kami sudah siapkan garis untuk terjadinya jalan untuk akses keluar dan masuk dari Pelabuhan ini sekarang pemerintah mendorong semua itu agar berjalan lebih cepat tidak hanya sebatas rencana," jelas IGW Samsi Gunarta.
"Akhirnya sudah disepakati tadi di perubahan agar ada minimal anggaran perubahan, lalu 2024 agar segera dilaksanakan," sambung dia.
Dijabarkan ada 4 akses alternatif yang telah dirancang oleh PUPR dan Dinas Perhubungan Provinsi Bali yakni;
Alternatif 1.
Akses masuk melalui Jalan Hang Tuah (Akses setelah Mak Beng) menuju Utara (Eksisting: pedestrian Pantai Sanur) hingga Pelabuhan Sanur. Sementara akses keluar melalui Jalan Matahari Terbit
Baca Juga: Lagi! Exco PSSI Arya Sinulingga Kena Sentil Pentolan Bonek Andie Peci Gara-gara Ini
Alternatif 2.
Akses masuk melalui Jalan Raya Padanggalak menuju Selatan (Eksisting: Akses Jalan Pesisir Pantai) hingga Pelabuhan Sanur. Dan akses keluar melalui Jalan Matahari Terbit.
Alternatif 3.
Akses masuk melalui Jalan Matahari Terbit. Sementara akses keluar melalui Jalan Raya Padanggalak akses melalui Jalan Eksisting ke utara hingga Jalan Raya Padanggalak kemudian berbelok ke arah barat (diperlukan pembukaan akses dari Pelabuhan Sanur menuju Jalan Eksisting)
Alternatif 4.
Akses masuk melalui Jalan Raya Padanggalak menuju Selatan (Eksisting: Akses Jalan Pesisir Pantai) hingga Pelabuhan Sanur.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta