Segera setelah menemukan aktivitas penipuan, saya melakukan upaya untuk memperbaiki situasi dengan membatalkan proses yang tidak sah. Namun, teman saya tidak hanya menolak untuk memperbaiki situasi tetapi pertama-tama mencoba membujuk saya dan kemudian meningkat dengan memeras dan mengancam saya untuk uang.
Saya menyatakan bahwa saya tidak pernah memberikan uang kepada orang ini, atau orang lain mana pun, dengan maksud untuk memengaruhi tindakan mereka dalam kapasitas profesional mereka, terutama dengan cara yang dianggap penyuapan.
Penuntut telah berusaha untuk membangun narasi, membengkokkan bukti agar sesuai dengan cerita mereka. Namun, dengan segala hormat saya, kebenaran tetap ada: bukti-bukti ini tidak memiliki hubungan yang substantif dan nyata dengan saya.
Sebagian besar bukti yang diajukan oleh penuntut tidak hanya tidak relevan dengan kasus suap, tetapi terlebih lagi, itu bukan milik atau milik saya dengan cara apa pun.
Mari kita periksa sifat transaksi saya. Saya, sebagai seorang pebisnis yang sukses dan profesional, seorang turis yang datang ke sini untuk jalan-jalan dan liburan, melakukan transaksi dengan orang lain selama liburan saya. Sangat penting untuk dipahami bahwa ini adalah transaksi antara dua pihak yang menyetujui, keduanya menerima sesuatu yang berharga dari satu sama lain.
Kejaksaan telah mengajukan ini sebagai suap, tetapi mereka belum menunjukkan bukti niat saya untuk menyuap. Mereka belum menunjukkan bukti pengaturan quid pro quo, komponen yang diperlukan untuk membuktikan penyuapan.
"Saya mengerti bahwa penyuapan adalah tuduhan serius. Ini melibatkan pemberian atau penerimaan nilai untuk mempengaruhi tindakan individu dalam pelaksanaan tugas publik atau hukum mereka. Saya meyakinkan pengadilan bahwa saya sama sekali tidak berpartisipasi dalam transaksi semacam itu," jelasnya.
Selain itu, dia melanjutkan, kejaksaan gagal memberikan bukti yang menunjukkan bahwa transaksi tersebut disembunyikan atau dilakukan dengan cara yang curang - Unsur utama tindakan suap.
Semua pencatatan transaksi dilakukan secara terbuka, transparan dan didokumentasikan dengan baik di depan saksi dan di depan umum, sesuai dengan sejarah saya melakukan transaksi secara terbuka, transparan, dan akuntabel.
Baca Juga: Gugat WNA Uzbekistan, Penggugat Malah Tak Hadir Saat Sidang
Dan mereka mengabaikan fakta bahwa kedua Pujut&Nur mengkonfirmasi bahwa ada upaya untuk membatalkan dan ada masalah dan ancaman yang datang dari Rene yang mereka tidak yakin yang kemudian menjadi jelas bahwa ancaman itu di mana produksi Pujut untuk motivasi merampas uang dari saya tetapi menggunakan rasa takut sebagai pilihan. Ini telah terbukti dan terbukti di depan Anda selama kesaksian mereka Yang Mulia.
Mohammad Nizar Zghaib menjelaskan bahwa dia adalah korban dari rangkaian penipuan yang dilakukan oleh pihak-pihak (tersangka lainnya) yang telah secara diam-diam menggunakan identitasnya untuk membuat KTP.
"Saya ingin menekankan bahwa saya adalah korban dalam skenario ini, bukan pelaku; korban pencurian identitas, pemerasan, dan penipuan. Saya telah dieksploitasi oleh seseorang yang saya yakini sebagai teman, yang telah menggunakan informasi pribadi saya untuk keuntungan mereka," tandasnya. (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Harga Emas Dunia Mulai Turun, Waktunya Beli Banyak Logam Mulia?
-
Israel Porak-poranda Dibom Rudal Kiamat Iran, Negara Tetangga Ikut Repot Hingga Ratusan Orang Tewas
-
Waspada Heat Stroke! Cek 3 Tips Penting Dokter Agar Mudik Aman
-
Bukti Nyata Duta Persahabatan, Ayah Terharu Vidi Aldiano Dikenang Baik di Media Sosial
-
Harga Motor Listrik Jarak Tempuh di Atas 100 km, Bisa Jadi Pengganti Nmax dan PCX
-
XO, Kitty Season 3 Tayang 2 April, Jadi Penutup Kisah Cinta Kitty di KISS
-
KPK Jadikan Yaqut Cholil Qoumas Tahanan Rumah, DPR: Ini Tidak Lazim
-
Daftar Harga HP Samsung 2026 Semua Seri, Mulai Rp1 Jutaan
-
Oppo Find X9 Ultra dan X9s Pro Resmi Rilis April 2026, Spesifikasi Bocor!
-
Cara Cek Sisa Saldo E-Toll Lewat HP NFC agar Tidak Menghambat Gerbang Tol