/
Senin, 07 Agustus 2023 | 17:00 WIB
Drama JIS: Raih 3 Rekor MURI, hingga Diklaim Tak Standar FIFA oleh Pemerintah

Suara Denpasar - Jakarta International Stadium (JIS) menjadi stadion yang cukup menarik perhatian publik beberapa waktu terakhir. 

Seperti diketahui, JIS yang diusulkan oleh PSSI sebagai salah satu venue Piala Dunia U-17 diklaim tak sesuai dengan standard FIFA.

Namun, terlepas dari berbagai polemik yang ada, JIS memiliki fakta-fakta menarik untuk dibahas. Salah satunya raihan 3 penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI).

Berikut fakta-fakta menarik mengenai JIS yang suara denpasar.com rangkum dari berbagai sumber.

1. Prestasi yang Mengesankan: Tiga Rekor MURI

Dilansir dari antaranews.com, JIS yang memiliki kapasitas 82 ribu penonton itu telah berhasil meraih tiga penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI).

Penghargaan ini diresmikan dalam acara daring yang berjudul 'Satu Atap, Satu Bangsa', #StadionKita, pada tanggal 28 Agustus 2021 silam. Acara ini turut dihadiri oleh Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta saat itu, dan juga melibatkan sejarawan JJ Rizal dalam sesi diskusi.

Tiga penghargaan MURI yang diraih oleh JIS  antara lain lifting struktur atap stadion dengan bobot terberat, Stadion pertama dengan sistem atap Buka-Tutup, dan Stadion Green Building dengan Sertifikasi Platinum Pertama.

2. Pujian dari Dunia Internasional

Baca Juga: Cek Fakta: JIS Mulai Direnovasi, FIFA Sampai Datangkan Ahli Rumput Eropa Demi Stadion yang Diajukan PSSI

Pemain-pemain sepak bola internasional, seperti Pelatih Atletico U18 Daniel Perez dan gelandang Barcelona U-18 Biel Vicens, telah memberikan pujian dan apresiasi terhadap stadion ini.

Dilansir dari suarabandung.com partisipasi mereka dalam acara International Youth Championship (IYC) 2021 menjadi bukti bahwa JIS telah menciptakan pengalaman positif bagi mereka.

3. Kontroversi Standar FIFA

Meskipun prestasi dan pujian yang telah diraih oleh JIS, kontroversi muncul ketika pemerintah pusat mengklaim bahwa stadion ini belum memenuhi standar FIFA.

Dilansir dari laman PSSI, Waketum PSSI Ratu Tisha menyebut pihak FIFA telah mengirimkan surat rekomendasi agar rumput JIS untuk diganti. Pertandingan dengan format turnamen yang memiliki intensitas tinggi membuat FIFA ingin memastikan penggantian rumput dengan sistem pemulihan yang cepat.

"Di surat juga disebutkan bahwa pemulihan perbaikan ini butuh waktu 8-10 pekan. Menurut saya, ini inisiatif yang sangat baik dari FIFA agar Indonesia bisa mempersiapkan JIS agar bisa digunakan untuk Piala Dunia U-17,” jelas Tisha. (*/Ana AP)

Load More