Suara Denpasar - Jakarta International Stadium (JIS) menjadi stadion yang cukup menarik perhatian publik beberapa waktu terakhir.
Seperti diketahui, JIS yang diusulkan oleh PSSI sebagai salah satu venue Piala Dunia U-17 diklaim tak sesuai dengan standard FIFA.
Namun, terlepas dari berbagai polemik yang ada, JIS memiliki fakta-fakta menarik untuk dibahas. Salah satunya raihan 3 penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI).
Berikut fakta-fakta menarik mengenai JIS yang suara denpasar.com rangkum dari berbagai sumber.
1. Prestasi yang Mengesankan: Tiga Rekor MURI
Dilansir dari antaranews.com, JIS yang memiliki kapasitas 82 ribu penonton itu telah berhasil meraih tiga penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI).
Penghargaan ini diresmikan dalam acara daring yang berjudul 'Satu Atap, Satu Bangsa', #StadionKita, pada tanggal 28 Agustus 2021 silam. Acara ini turut dihadiri oleh Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta saat itu, dan juga melibatkan sejarawan JJ Rizal dalam sesi diskusi.
Tiga penghargaan MURI yang diraih oleh JIS antara lain lifting struktur atap stadion dengan bobot terberat, Stadion pertama dengan sistem atap Buka-Tutup, dan Stadion Green Building dengan Sertifikasi Platinum Pertama.
2. Pujian dari Dunia Internasional
Pemain-pemain sepak bola internasional, seperti Pelatih Atletico U18 Daniel Perez dan gelandang Barcelona U-18 Biel Vicens, telah memberikan pujian dan apresiasi terhadap stadion ini.
Dilansir dari suarabandung.com partisipasi mereka dalam acara International Youth Championship (IYC) 2021 menjadi bukti bahwa JIS telah menciptakan pengalaman positif bagi mereka.
3. Kontroversi Standar FIFA
Meskipun prestasi dan pujian yang telah diraih oleh JIS, kontroversi muncul ketika pemerintah pusat mengklaim bahwa stadion ini belum memenuhi standar FIFA.
Dilansir dari laman PSSI, Waketum PSSI Ratu Tisha menyebut pihak FIFA telah mengirimkan surat rekomendasi agar rumput JIS untuk diganti. Pertandingan dengan format turnamen yang memiliki intensitas tinggi membuat FIFA ingin memastikan penggantian rumput dengan sistem pemulihan yang cepat.
"Di surat juga disebutkan bahwa pemulihan perbaikan ini butuh waktu 8-10 pekan. Menurut saya, ini inisiatif yang sangat baik dari FIFA agar Indonesia bisa mempersiapkan JIS agar bisa digunakan untuk Piala Dunia U-17,” jelas Tisha. (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Gagal Jadi JC, Sony Sonjaya Ternyata Belum Akui Perbuatan di Kasus Korupsi MBG
-
Satu Tahun Dicuekin, Fariz RM Akhirnya 'Gas Pol' Seret Pelanggar Hak Cipta Lagunya ke Polisi
-
Militerisme Menguat! 1.047 Pembela HAM Diserang di Era Prabowo-Gibran
-
Anime ONE PIECE HEROINES Ungkap Lagu Tema oleh AiNA THE END, Tayang 5 Juli
-
Mimpi Resign dari Pekerjaan, Pertanda Baik atau Buruk? Ini Penjelasannya
-
Rafaela Rahardja Jalani Sidang Cerai Perdana dengan Brian Siawarta, Ungkap Isu KDRT sebagai Pemicu
-
5 Cairan Pembersih Kerak Lantai Kamar Mandi, Toilet Jadi Kinclong seperti Baru
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Dugaan Rp20 Juta Usai Demo, UBK Nonaktifkan Ketua BEM dan Bentuk Tim Investigasi
-
Resmi! Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya: Dia Pelaku Utama