Suara Denpasar – Nama Thomas Doll belakangan ini tengah menjadi sorotan publik usai ia menahan pemain Persija Jakarta untuk TC di Timnas Indonesia U-23.
Ditengah huru-hara tersebut, belakangan ini tersiar kabar yang mengatakan jika karier Thomas Doll sebagai coach Persija Jakarta berakhir.
Hal tersebut dikarenakan Thomas Doll menahan Rizky Ridho untuk berlaga di kejuaraan AFF U-23 2023.
Berita tersebut pertama disebarkan oleh channel YouTube bernama Pecinta Bola Indonesia.
Melalui video unggahannya, channel YouTube tersebut menuliskan judul video yang bertajuk:
“AKHIR PERJALANAN THOMAS DOLL !! Pelatih Asing Numpang Makan Sok"an Tahan Pemain Masuk Timnas” judul video tersebut.
Selain itu, pada foto thumbnail juga diperlihatkan potret Thomas Doll ditangkap polisi dan sudah memakai baju tahanan.
Ada juga narasi yang ditulis di sisi bawah foto thumbnail tersebut yang berbunyi: “Update Berita Timnas, 4 Kabar TImnas Indonesia Terbaru,” bunyi narasi dalam thumbnail video tersebut.
Video yang diunggah tak kurang dari 24 jam tersebut sudah ditonton sebanyak 20 ribu penayangan. Lantas, apakah klaim berita tersebut benar?
CEK FAKTA:
Setelah menonton video yang berdurasi 8 menit 2 detik tersebut, tidak ditemukan pernyataan resmi dari Persija Jakarta sebagai pihak yang berhubungan langsung dengan sang pelatih terkait pemutusan kerja sama lantaran ia menahan pemainnya untuk berlaga bersama Timnas Indonesia.
Narator dalam video tersebut hanya memperlihatkan beberapa pernyataan yang disampaikan Sumardji yang menuding Thomas Doll tidak mendukung Timnas Indonesia.
Selanjutnya, Narator juga menceritakan alasan betapa pentingnya peran Rizky Ridho di Timnas Indonesia dalam pertandingan kejuaraan AFF U-23 2023 ini.
Selain itu, foto Thomas Doll yang memakai memakai baju tahanan tersebut juga merupakan hasil rekayasa.
Hingga akhir video, tidak ditemukan bukti valid terkait Persija Jakarta telah memberhentikan Thomas Doll lantaran menahan Rizky Ridho.
Kesimpulan
Jadi, klaim berita yang mengatakan bahwa karir Thomas Doll di Persija Jakarta berakhir lantaran tak melepas Rizky Ridho ke Timnas Indonesia itu adalah berita bohong alias palsu. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
6 Pemain Liga 1 Ini Masih Absen di TC Timnas Indonesia U-23, Persib Bandung, Persija Jakarta, PSM Makassar, PSIS Semarang Kompak?
-
Ditahan Persija Jakarta ke Timnas Indonesia, Rizky Ridho Malah Dapat Predikat Man of The Match
-
Manajer Timnas Indonesia Murka ke Persija dan PSM Makassar Tak Kunjung Kirim Pemain
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Proyek PSEL Makassar Rp3 Triliun Terancam Gagal, Investor Ancam Bawa ke Arbitrase Internasional
-
Lobi Prabowo ke Putin Berhasil Amankan Pasokan BBM, Eddy Soeparno: Indonesia Masuk Zona Aman
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Makin Serius, Sony Umumkan Update Film Legend of Zelda dan Helldivers
-
3 Skincare Wajib Usia 20-an agar Kulit Tetap Sehat, Cerah, dan Awet Muda
-
Iran Perketat Aturan Selat Hormuz Hadapi Blokade AS di Teluk Persia
-
Bedak Tabur Apa yang Tahan Lama untuk Kondangan? Ini 5 Pilihannya agar Makeup Flawless
-
Awas! Balita Paling Rentan, Dinkes Kota Jogja Catat 110 Kasus Pneumonia Awal 2026
-
Polemik Ijazah Jokowi Kembali Ramai usai Nama JK Disebut, Pengamat Soroti Perang Narasi
-
Bonceng Tiga Berujung Maut: Motor Gagal Salip, Pelajar 16 Tahun Terlempar ke Kolong Roda Raksasa