Suara Denpasar – Usai terpilihnya Jakarta International Stadium (JIS) menjadi salah satu lokasi untuk pertandingan Piala Dunia U-17 pada November hingga Desember 2023 mendatang, tentunya berbagai hal mengenainya akan terus menjadi perhatian.
Salah satunya adalah terkait fasilitas yang dimiliki JIS, untuk menunjang kegiatan besar seperti halnya dengan pertandingan Piala Dunia U-17 ini..
Tentunya Jakarta International Stadium (JIS) juga harus memiliki berbagai fasilitas menunjang, agar stadion Indonesia yang terpilih menjadi tempat pertandingan Piala Dunia U-17 tidak mudah diremehkan.
Direktur Utama Jakarta Propertindo (Jakpro), Iwan Takwin mengungkapkan bahwa saat ini, JIS memang telah memiliki berbagai fasilitas pendukung.
Bahkan menurutnya, fasilitas-fasilitas tersebut telah dipersiapkan semenjak lama.
“JIS sudah siap dengan fasilitas pendukung pertandingan sepak bolanya sejak jauh-jauh hari,” jelasnya seperti yang dikutip dari laman ANTARA pada Kamis, 17 Agustus 2023.
Tak hanya itu, menurutnya saat ini Jakarta International Stadium (JIS) juga telah memiliki berbagai fasilitas menarik bagi para pemain, agar merasa nyaman di stadion tersebut.
Dalam hal ini, para pemain di JIS akan mendapatkan berbagai fasilitas seperti ruang ganti, Jacuzzi, hingga ruang pijat, yang tentunya menjadi salah satu daya tarik dari stadion ini.
Untuk pemain cadangan, pihak JIS telah memilih bangku yang menggunakan material kulit sama halnya dengan yang dipakai oleh atlet permainan olahraga elektronik.
Tak hanya itu, Direktur Bisnis Jakpro I Gede Adi Adnyana juga menerangkan bahwa JIS menggunakan atap yang bisa terbuka dan tertutup.
Hal ini tentunya menjadi fasilitas pertama yang ada di Indonesia dan belum dimiliki oleh stadion-stadion lainnya.
Sama halnya dengan pemilihan rumput, yang diketahui menggunakan rumput Hibrida dan belum digunakan oleh stadion di Indonesia lainnya.
Rumput ini memiliki berbagai keunggulan, seperti daya serap air yang tinggi, hingga dapat digunakan hingga 1,000 jam pertandingan.
Namun sayangnya, terkait tempat parkir JIS hingga saat ini memang masih menjadi pro dan kontra bagi pengunjung, karena dirasa kecil dan kurang mumpuni.
Menjawab hal ini, Adi menerangkan bahwa desain parkir JIS memang disengaja dengan kondisi yang tidak luas oleh arsitek. Tindakan ini dilakukan agar masyarakat yang ingin datang ke JIS, dapat memanfaatkan fasilitas transportasi umum yang ada. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing