Suara Denpasar – Emil Audero santer dikabarkan sedang dalam proses naturalisasi untuk menjadi bagian dari Timnas Indonesia.
Bahkan sebuah kanal YouTube Football Maxx mengabarkan jika akhirnya Emil Audero positif dinaturalisasi karena tujuh alasan.
Video tersebut diunggah pada Rabu (16/8/2023) dengan judul “AKHIRNYA MAU DINATURALISASI!! Karena Alasan Ini Emil Audero Mulyadi Mau Bergabung Timnas”.
Benarkah kiper keturunan Italia-Indonesia ini akhirnya setuju untuk naturalisasi?
Cek Fakta
Setelah video diputar, tidak didapati satupun segmen atau cuplikan yang memberikan informasi valid bahwa Emil akhirnya mau dinaturalisasi.
Video tersebut hanya menarasikan tujuh alasan yang bisa membuat Emil mau bergabung dengan timnas.
Tujuh alasan tersebut yaitu turunnya performa kiper lokal, kekuatan netizen, persaingan semakin berat di Italia, bermain di seri B, kalah saing dengan dengan Donnarumma sebagai kiper timnas Italia, belum dipanggil Timnas Italia, dan follow Instagram PSSI dan Erick Thohir.
Alasan yang dinarasikan hanyalah kemungkinan-kemungkinan yang dipaparkan dengan panjang oleh narator, bukan sebuah kepastian sebagaimana tertera dalam judul video.
Bahkan dalam 7 alasan yang dinarasikan terdapat fakta yang keliru. Dalam video disebutkan Emil masih bermain di Sampdoria.
Sementara itu dilansir dari Suara.com, Emil baru saja diresmikan sebagai kiper Inter Milan dengan opsi pembelian 7 juta Euro.
PSSI pernah mengungkap jika sudah mengurus dokumen dari beberapa pemain keturunan, dan nama Emil Audero pernah disebut. Namun hingga kini belum ada pengumuman resmi dari pihak PSSI.
Sehingga video tersebut disimpulkan antara judul dan isi tidak ada keterkaitan atau false connection. (*/Ana AP)
Berita Terkait
-
Dear Shin Tae Yong, Bek Keturunan Belanda Luca Everink Siap Bela Timnas Indonesia, Masuk List Naturalisasi PSSI?
-
Nasib Luca Everink, Kandidat Pemain Naturalisasi yang Sempat Kena Mental Akibat Bolak-balik Cedera
-
CEK FAKTA: Ciro Alves Berhasil Naturalisasi, Siap Jadi Anak Shin Tae-yong dan Perkuat Timnas Indonesia
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026