Suara Denpasar - Timnas Indonesia U-23 harus puas mengakui keunggulan Malaysia setelah kalah tipis 1-2 pada laga perdana penyisihan grup Piala AFF U-23.
Akibatnya, netizen ramai-ramai menyalahkan pelatih Persija Thomas Doll dan pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares.
Tim besutan Shin Tae-yong ini sebenarnya mampu unggul terlebih dahulu lewat tendangan Ramadhan Sananta di menit ke-29.
Sayangnya, keunggulan ini pun harus berhenti setelah Malaysia berhasil menyamakan kedudukan bahkan unggul di babak kedua.
Kekalahan Timnas Indonesia ini ditengarai karena buntut dari polemik pemanggilan pemain.
Seperti diketahui, beberapa pemain unggulan Timnas Indonesia U-23 terpaksa tak bisa berpartisipasi pada Piala AFF U-23 karena terganjal restu dari para pelatih klubnya.
Karena itulah, banyak para penggemar sepak bola Indonesia yang akhirnya menyalahkan Thomas Doll dan Bernardo Tavares yang tidak melepas para pemainnya.
“FT: Malaysia 2-1 Indonesia. #PialaAFFU23 #ThomasDollOut #BernardoTavaresOut,” tulis akun @MafiaWasit di laman twitter.
“Thanks Thomas Doll, Bernardo Tavares. Timnas U-23 keropos dan tidak menggigit,” tambah @markushasto1.
“Yok jaring anak keturunan banyak-banyak dan yang mau-mau aja yok. Biar gak perlu ngemis-ngemis amat kalau negeri memanggil,” kritik kesal @beatrixIvo.
Diketahui, Thomas Doll tidak melepas Rizky Ridho sementara Bernardo Tavares menahan Dzaky Asraf.
Meski demikian, Shin Tae-yong telah memanggil gelandang PSS Sleman, Kanu Helmiawan dan bek PSIS Semarang, Haykal Alhafiz sebagai mengganti.
Masalah krisis pemain tampaknya tidak berhenti sampai di sana. Menjelang laga kontra melawan Malaysia, secara mengejutkan Titan Agung dan Komang Teguh dilarang tampil di Piala AFF U-23. Hal ini merupakan buntut sanksi SEA Games 2023 lalu yang ricuh kala Timnas Indonesia kontra Thailand di babak final. (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
5 Sosok Calon Ketum PBNU 2026-2031: Gus Kikin Teratas, Gus Rozin Masuk Daftar
-
3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
-
AS Serang Iran, Harga Minyak Melambung Tinggi
-
0882 Nomor Kartu Apa? Cek Provider dan Daftar Kode Prefix Resmi
-
Kebiasaan Unik Orang Indonesia: Beli Asuransi Perjalanan Mendadak Tanpa Persiapan
-
2 Tahun Jadi Buron, Pengendali Narkoba Lintas Negara Ditangkap
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi