Suara Denpasar – Gelandang Persebaya Surabaya, Riski Dwiyan mulai menunjukkan perkembangan yang cukup positif usai sepekan menjalani perawatan di Rumah Sakir Premier Surabaya.
Kondisi Riski Dwiyan mulai berangsur-angsur membaik usai menjalani perawatan medis secara intensif. Diketahui pemain asal Kediri itu mengalami cedera cukup parah usai salah tumpuan saat jatuh ketika mengikuti sesi latihan tim Persebaya beberapa waktu lalu.
Kabar perkembangan Riski Dwiyan disampaikan oleh Dokter Tim Persebaya, dr. Ahmad Ridhoi. Hal itu tentu menjadi kabar baik bagi suporter Persebaya, Bonek.
“Kondisinya menunjukkan hasil yang baik meski bisa jalan tetapi jalannya masih sempoyongan. Dua hari sekali dengan pihak dari rumah sakit menytuntikkan stimulan nutrigen untuk menstimulasi agar dia bisa merespon dan jalan normal,” ungkap Ridhoi dilansir Suara Denpasar dari laman resmi klub, Selasa (22/8/2023).
Lebih lanjut, Ridhoi menyebut setidaknya butuh waktu satu bulan bagi Riski Dwiyan untuk menjalani masa pemulihan. Pihaknya mengakui memang cukup lama waktu pemulihan otot bagian belakang yang dialami oleh Riski Dwiyan.
Ridhoi memastikan pihak dokter tim dan juga tim pelatih tidak akan buru-buru mengizinkan pemain jebolan tim PON Jawa Timur itu untuk kembali berlaga di lapangan hijau bersama Persebaya.
“Kita selalu evaluasi tiap pekan, jadi untuk berapa lamanya kita masih belum tahu,” terangnya.
Riski Dwiyan juga setuju dengan saran dokter tim yang tak mengizinkannya terburu-buru tampil membela Persebaya.
Ia juga merasa senang mendapat support dari tim pelatih, ofisial tim, dan juga rekan-rekan setimnya di Persebaya untuk segera pulih seperti sediakala.
Baca Juga: Belum Puas Bawa Persebaya Surabaya Raih Kemenangan Beruntun, Uston Nawawi Akui Masih Ada Misi Khusus
“Saya mengikuti saran dokter agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Riski Dwiyan. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Bonek Minta Ubah Waktu Kick Off Persebaya Surabaya Usai Stadion GBT Sepi Suporter
-
Bonek Meradang? Tak Terima Disindir Stadion GBT Milik Persebaya Surabaya Sepi, Begini Alasannya
-
Gegara Dipermalukan Persib Bandung Di Kandang Sendiri, Suporter PSIS Semarang Minta Manajemen Evaluasi Eks Bintang Persebaya
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- 7 Bedak Anti Luntur Kena Keringat saat Cuaca Panas, Makeup Tetap On Seharian
- Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 4 HP Tahan Air yang Bisa Digunakan saat Berenang, Anti Rusak dan Anti Rewel
Pilihan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
-
Berkas 4 Oknum BAIS TNI Tersangka Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Dilimpahkan ke Otmil
-
Resmi! Lurah Kalisari Dinonaktifkan Buntut Skandal Tangani Laporan di JAKI Pakai Foto AI
Terkini
-
Usai Pernyataan Gencatan Senjata, Trump Dikhawatirkan Berubah Pikiran Lagi
-
Sosialisasi Parkir Digital Surabaya Berujung Chaos: Lemparan Batu Hingga Sweeping Tengah Malam
-
Kasus Gratifikasi Wali Kota Madiun Maidi, KPK Geledah Rumah Kadiskominfo hingga Pihak Swasta
-
Perajin Tahu-Tempe Bekasi Perkecil Ukuran Produk, Pekerja Dirumahkan
-
Tak Pandang Bulu, Bos Rokok HS Terima Karyawan Difabel Besar-besaran
-
IHSG Terbang 3% ke Level 7.207 di Sesi I, 592 Saham Naik
-
4 Sepatu Lari Asics Terbaik yang Ringan dan Responsif, Selain Nimbus
-
Digosipkan Berseteru dengan Pelatih Thailand, Hector Souto Angkat Bicara
-
Sering Tergoda Promo? Ini Cara Membedakan Diskon Barang Berkualitas dengan Murahan
-
Anggota Damkar Dibegal Saat Pulang Tugas Dini Hari, Kadis Gulkarmat Minta Kasus Diusut