Suara Denpasar – Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga mengatakan bahwa keributan antar suporter yang terjadi di laga PSIS Semarang vs Persib Bandung dilihat oleh FIFA.
Keributan yang terjadi pada laga pekan ke-9 BRI Liga 1 2023-2024 di Stadion Jatidiri, Semarang bermula dari saling ejek di kedua kubu suporter.
Hal yang disayangkan oleh Arya Sinulingga, pasalnya saat ini PSSI menerapkan regulasi larangan suporter tim tamu hadir ke kandang lawan sebagai bagian dari transisi usai mendapat perhatian khusus dari FIFA pasca insiden Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022 lalu.
Arya Sinulingga menyayangkan sikap bandel suporter tim-tim Liga 1 yang masih nekat bertandang ke kandang lawan padahal telah mendapat imbauan dari PSSI.
“Harus diingat, FIFA sudah ada di Indonesia. Mereka berkantor di Indonesia dan melihat semua kejadian. Sangat transparan bagi mereka dengan apa yang terjadi,” kata Arya Sinulingga dilansir Suara Denpasar dari laman Suara.com, Selasa (22/8/2023).
“Ayolah teman-teman suporter, klub, PT LIB, dan kami harus bersama-sama untuk mengubah diri. Tidak bisa saling menyalahkan. Tapi, mari kita membuat sadar bahwa masih ada kejadian seperti ini (kerusuhan suporter),” sambungnya.
“Ini jelas bukan karena larangan suporter tamu,” tegas Arya menambahkan.
Arya menambahkan bahwa keputusan melarang suporter tim tamu melakoni away day adalah hasil koordinasi PSSI dengan FIFA pasca Tragedi Kanjuruhan.
Ia pun meminta semua pihak untuk menghormati dan mentaati regulasi tersebut.
“Keputusan transisi sepak bola Indonesia setelah PSSI berkoordinasi dengan FIFA itu arahan FIFA terkait suporter tim tamu. Mau tidak mau harus dilakukan bersama,” jelasnya. (*/Rizal)
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Ribuan warga Baduy ikuti tradisi Seba 2026
-
Sinopsis Fall, Kisah Terjebak di Ketinggian Ekstrem, Tayang di Bioskop Trans TV Malam Ini
-
35 Personel Gugur Diduga Kelelahan, Rano Karno Janji Perkuat Armada Satpol PP DKI
-
Transformasi Desa Sumberejo Menuju Kemandirian Ekonomi Bersama BRI
-
Bedah Persepsi Peradilan Militer Kejam, Pengamat: Kesalahan Kecil Dampaknya Besar
-
Timnas Hoki Naturalisasi 4 Pemain dari Eropa untuk Hadapi Asian Games 2026
-
Update Harga Pasar Pemain Timnas Indonesia: Jay Idzes Tembus Rp173 Miliar, Mees Hilgers Makin Turun
-
Tayang 6 Mei, Prime Video Rilis Trailer Terbaru Serial Citadel Season 2
-
Grand Final Proliga 2026: Jakarta Pertamina Enduro Ungguli Phonska Plus pada Leg 1
-
Pelindo dan 14 BUMN Luncurkan Kolaborasi TJSL di Raja Ampat, Perkuat Kemandirian Masyarakat 3T