/
Sabtu, 26 Agustus 2023 | 16:13 WIB
Cek Fakta: Dasar Tukang Tipu! Pernyataan Konyol Vietnam Jelang Hadapi Timnas Indonesia di Final AFF 2023 Thailand (YouTube Timnas Garuda Team)

Suara Denpasar - Vietnam melalui pelatihnya dikabarkan menyampaikan hal konyol jelang lawan Timnas Indonesia di Final Piala AFF 2023 Thailand.

Timnas U-23 Indonesia akan hadapi Vietnam di Final AFF 2023 malam ini, pada Sabtu, (26/8/2023).

Namun benarkah kabar yang beredar tentang pernyataan konyol dari lawan skuad garuda itu?

Kabar itu disebar oleh kanal YouTube Timnas Garuda Team pada Jumat, (25/8/2023).

Kabar itu disebar dalam bentuk video berjudul 'Dasar Tukang Tipu!! Pernyataan Sangat Aneh Pelatih Vietnam Jelang Vs Indonesia Final AFF,' dilansir Suara Denpasar pada Sabtu, (26/8/2023).

Videk berdurasi 6 menit 9 detik itu sampai saat ini sudah ditonton 75 ribu kali.

Pada thumbnail video dituliakan naras 'Pernyataan Konyol Vietnam Jelang Hadapi Timnas Indonesia Besok Malam di Final Piala AFF U-23 2023'.

Berikut ini hasil penelusuran cek faktanya.

CEK FAKTA

Baca Juga: Sempat Menepi, Eks Wonderkid Persebaya Marselino Ferdinan Diprediksi Siap Bela Timnas Indonesia di Piala Asia?

Setelah diputar, video itu menampilkan penjelasan sang narator tentang pernyataan pelatih Vietnam.

"Hoang An Tuan menyebut Indonesia sebagai tim favorit juara," ucap sang narator.

Namun sampai akhir video tidak dijelaskan maksud kata 'tukang tipu' dan bukti adanya pernyataan konyol pelatih Vietnam.

Dalam video itu juga ditampilkan potongan video laga Indonesia namun diedit jadi tidak ada keterangan melawan siapa.

Setelah ditelusuri, video itu merupakan video lawas ketika Indonesia menghadapi Thailand dan skor berakhir 2-2.

Berikut ini link video aslinya:

https://youtu.be/OnQzEAK5QTg?si=xF2k48KqkiN5o4nj

Tidak ada video pernyataan pelatih Vietnam yanh dikabarkan konyol dan tukang tipu sebagaimana berita yang disebar oleh kanal YouTube tersebut.

KESIMPULAN

Hasil penelusuran menunjukan bahwa berita miring tentang Vietnam atau pelatih Vietnam itu tidak benar dan dapat dikategorikan sebagai berita hoax. (*/Ana AP) 

Load More