/
Minggu, 27 Agustus 2023 | 08:51 WIB
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae yong dan Kiper Ernando Ari Sutaryadi. (Kolase Foto)

Suara Denpasar - Timnas Indonesia U-23 harus mengakui keunggulan Vietnam di final Piala AFF U-23 Thailand pada, Sabtu (26/8/2023).

Bermain imbang 0-0 ditambah 2 kali 15 menit membuat laga terpaksa dilanjutkan ke adu tendangan penalti.

Pada momen dramatis ini, Indonesia kalah 6-7 dari Vietnam. Pasukan Shin Tae yong pun gagal mengulang kesuksesan di edisi 2019.

Kiper Timnas Indonesia, Ernando Ari Sutaryadi gagal melaksanakan tugasnya saat menjadi eksekutor keenam.

Tendangannya dengan mudah digagalkan kiper Vietnam. Kendati begitu, penampilan Ernando Ari sepanjang pertandingan layak mendapat pujian.

Namun di media sosial, tak sedikit warganet yang mempertanyakan keputusan menunjuk wonderkid Persebaya Surabaya tersebut.

"Ernando udah disuruh nepis penalti, masih dikorbanin jadi eksekutor keenam," tulis akun @mr.pacqui di kolom komentar instagram PSSI.

Akan tetapi dipilihnya Ernando jelas sudah menjadi pertimbangan matang Shin Tae yong dan staf pelatih.

Berikut alasan mengapa Ernando Ari dipilih menjadi algojo:

Baca Juga: Resmi! Persikab Bandung Hadirkan 4 Pemain Persebaya Sekaligus di Liga 2, Siapa Saja?

1. Punya kepercayaan diri yang bagus

Berhasil menepis tendangan penalti di babak pertama, bisa saja dianggap menjadi modal bagus Ernando di babak adu penalti.

Sehingga berdasarkan pertimbangan tersebut tim pelatih mempercayakan Ernando sebagai salah satu eksekutor.

2. Paling siap

Bisa saja hanya Ernando yang siap dan berani mengambil tendangan 12 pas tersebut.

Itulah beberapa alasan yang mungkin menjadi pertimbangan pelatih untuk memilih Ernando Ari sebagai eksekutor keenam Timnas Indonesia.***

Load More