Suara Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster dan Wakil Gubernur Bali Cok Ace secara resmi melepas jabatan. Hal itu ditandai dengan rapat istimewa yang di dalamnya terdapat agenda perpisahan dengan DPRD Provinsi Bali di Gedung DPRD Provinsi Bali, Senin (4/9/2023).
Dilihat dari situasi perpisahan tersebut, sepertinya langkah Wayan Koster untuk kembali mencalonkan diri sebagai Gubernur Bali pada pemilu 2024 mendatang akan berjalan mulus.
Pasalnya partai saingan PDI Perjuangan Provinsi Bali yang cukup kuat seperti Golkar, Gerindra dan Demokrat telah menyatakan dukungan terhadap Wayan Koster untuk dua periode.
Ketua DPD Golkar Bali, I Nyoman Sugawa Kori yang sekaligus Wakil Ketua I DPRD Provinsi Bali saat memberikan sambutan mengatakan selama kepemimpinan Wayan Koster, pembangunan Bali sangat berhasil, maka penting untuk dilanjutkan.
"Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur dilihat dari berbagai indikator pembangunan dipandang telah berhasil. Tetapi terhadap berbagai kekurangan yang masih ada, ari kita lanjutkan, sempurnakan bersama," ujar Sugawa Kori.
Sementara Wakil Ketua II DPRD Provinsi Bali, I Nyoman Suyasa yang juga merupakan kader Gerindra Bali mengatakan Wayan Koster adalah pemimpin yang memiliki ide-ide besar untuk membangun Bali.
Menurut Nyoman Suyasa, Wayan Koster adalah Gubernur yang cerdas dan memiliki wawasan luas. Sehingga dia berharap Wayan Koster dapat terpilih pada pemilu 2024.
"Walaupun kita berbeda partai tetapi kami mengapresiasi setinggi-tingginya atas keberhasilan Pak Gubernur Bali bapak Wayan Koster."
"Saya berdoa kepada Pak Gubernur beserta keluarga agar senantiasa dilimpahkan rezeki. Mudah-mudahan, astungkara (semoga) 2025 saya dan Pak Gubernur kembali duduk di tempat ini," kata Suyasa.
Senada dengan itu, Wakil Ketua III DPRD Provinsi Bali, Tjokorda Gde Asmara Putra Sukawati yang juga merupakan kader partai Demokrat Bali, mengapresiasi kepemimpinan Wayan Koster selama periode 2018-2023.
Terutama kata dia, Koster dan Cok Ace berhasil mengembalikan pariwisata Bali secara cepat usai pandemi Covid-19. Baginya tidak semua pemimpin dapat melakukan itu.
"Janji politik yang diucapkan pada 2019 tercapai bahkan melampaui ekspektasi. Tidak mudah menjadi pemimpin di era covid, dengan kesungguhan dan keinginan hati, duet Koster-Ace melakukan percepatan pemulihan transformasi."
"Membangun Bali tidak bisa tercerai berai kita harus bersatu maka saya berharap dan berdoa semoga Pak Gubernur dan Cok Ace kembali di 2024-2029," harapnya.(Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
Terkini
-
Kesal dengan Israel, Kim Jong Un Kepikiran soal Perang Nuklir
-
DPR RI Soroti Larangan Impor Baja Usai Krakatau Steel Disuntik Danantara Rp4,93 Triliun
-
AI Dimanfaatkan Hacker, Phishing dan Ransomware Kini Lebih Sulit Dideteksi
-
Link Pendaftaran Antrian KJP Sembako 2026 Pasar Jaya untuk Dapatkan Bantuan Pangan
-
Petaka Balon Terbang di Tengah Hujan: Akhir Pilu Pencarian 3 Hari Bocah 5 Tahun di Ciamis
-
Ramadan Berbagi Bahagia, BRI Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan di Banjarmasin
-
6 Rekomendasi Air Mineral pH Tinggi untuk Memperlambat Proses Penuaan
-
Jokowi Tegaskan Maafkan Rismon, Soal Restorative Justice Diserahkan ke Kuasa Hukumnya
-
Bertemu di Istana Wapres, Gibran Rangkul dan Beri Hampers Lebaran Rismon Sianipar
-
Vidi Aldiano Ternyata Sempat Pusing Digugat Rp 24,5 Miliar, Raffi Ahmad: Gue Jagain dari Belakang