Suara Denpasar – Gelandang Rp2,61 Miliar milik PSS Sleman tengah menjadi sorotan Brigata Curva Sud (BCS) lantaran dikabarkan akan login ke klub Liga 2, Persipura.
Gelandang Rp2,61 Miliar yang dimaksud yakni Todd Rivaldo Alberth Ferre alias Todd Ferre. Pemain PSS Sleman tersebut memang asli dari Jayapura, Papua.
Kabar hengkangnya Todd Ferre dari PSS Sleman dan login ke Persipura mulai mencuat lantaran sang pemain kerap membubuhkan komentar di laman Instagram Persipura.
Dilansir dari laman Instagram Persipura @persipura1963 Todd Ferre nampak mengomentari salah satu postingan klub berjuluk Mutiara Hitam tersebut saat mengenalkan sejumlah pemainnya yang akan berlaga di Liga 2.
“24 is back @marinusmariyantowanewar,” komentar Todd Ferre menggunakan akun @rivaldoferre46.
Sementara di postingan lain, gelandang PSS Sleman ini juga turut membubuhkan emoticon love berwarna merah dan hitam yang menjadi ciri khas dari Persipura.
Komentar pemain berusia 24 tahun tersebut mematik komentar supporter Persipura. Tak sedikit yang memintanya untuk kembali ke kampung halaman.
“yok bang balik persipura lagi biar bisa main diliga 1 lag,” komentar akun @irkif28
“kau lah balek jugaaa,” komentar akun @ ieudodo_
“Ayo kembali Pace duet bareng ka Marinus,” komentar akun @ rezaboriel5
Sementara itu, melansir dari laman transfermarkt, Todd Ferre merupakan alumnus Persipura Youth. Sebelum hijrah ke PSS Sleman, ia sempat memperkuat Persipura pada medio 2021 hingga 2022.
Sementara itu, selama berseragam PSS Sleman, Todd Ferre terbilang sedikit terpinggirkan, lantaran dari 11 pekan PSS Sleman bermain, ia baru bermain di 5 pertandingan dengan menyumbang 1assist.
Dengan catatan statistic tersebut, akankah Todd Ferre hengkang dari PSS Sleman dan kembali ke Persipura? Menarik untuk dinantikan. (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026