Suara Denpasar – Uston Nawawi, caretaker Persebaya dalam sebuah podcast mengungkap alasan sesungguhnya dari pihak manajemen yang mencopot coach Aji Santoso.
Keputusan untuk mengistirahatkan coach Aji Santoso terjadi setelah Persebaya mengalami kekalahan dengan skor 1-2 dari Persikabo dalam pertandingan lanjutan kompetisi Liga 1 pada tanggal 4 Agustus 2023, yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).
Uston Nawawi, yang menggantikan Aji Santoso, turut memberikan klarifikasi terkait situasi ini. Ia mengungkapkan bahwa sebelumnya ada kesepakatan antara manajemen Persebaya dan Aji Santoso dimana tim harus berhasil mengumpulkan tujuh poin dalam tiga pertandingan di awal musim liga 1 2023/2024.
“Memang sebelumnya dari manajemen sama coach Aji ada kesepakatan di pertandingan itu harus dapat 7 poin. Targetnya begitu. Begitu lawan Persikabo kalah nilainya tidak terpenuhi,” ujar Uston Nawawi dikutip dari YouTube Joko Malis Soccer (6/9/2023).
Uston menyebutkan alasan Aji Santoso diberhentikan, prestasi Persebaya di 6 kali pertandingan pada awal musim liga 1 2023/2024 hanya mendapatkan 5 poin. Sehingga saat kalah dari Persikabo, manajemen memandang Aji tak mampu memenuhi target yang diberikan.
“Ketika lawan Persikabo akhirnya kurang bagus, akhirnya Coach Aji diistirahatkan,” kata Uston.
Sebagai gantinya, Uston Nawawi dipercaya untuk mengambil alih tim dalam dua pertandingan berikutnya, yakni melawan Bhayangkara FC dan Persita Tangerang.
“Saya tetap respek sama Coach Aji.. Beliau juga legowo dan menyadari juga mensuport saya,” kata Uston.
Melihat Persebaya mampu bangkit dan menang berturut-turut maka Uston Nawawi dipercaya untuk melatih tim Bajol Ijo ini hingga 5 kali pertandingan. Pada tugas terakhirnya, Uston mampu mendampingi tim Bajol Ijo ini menang lawan Borneo FC dengan skor 2-1. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
PSSI Sudah Beri Jadwal Uston Nawawi untuk Kantongi Lisensi AFC Pro, Kode Diizinkan Jadi Pelatih Kepala Persebaya?
-
Pemain Naturalisasi di Persebaya Surabaya Resmi Pamit, Bonek Panik Punggawa Seharga Rp4,35 Miliar Absen Kontra Madura United
-
Tak Ingin Uston Nawawi Didepak dari Persebaya karena Belum Lisensi AFC Pro, Bonek Turut Carikan Solusi?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026