Suara Denpasar - Rumor makin kencang soal sosok pelatih berkebangsaan Swedia yang musim lalu dikaitkan dengan PSIS Semarang kini bakal menangani Persebaya Surabaya.
Lini media sosial banyak membicarakan soal sosok pelatih asing ini yang bakal menggantikan peran Uston Nawawi sebagai pelatih kepala di Persebaya Surabaya.
Sosok pelatih ini berpengalaman menangani Timnas, bahkan pernah membawa tropi juara untuk klub Indonesia yakni Bhayangkara FC. Ya siapa lagi kalau bukan Paul Munster.
Paul Munster musim lalu banyak dikaitkan dengan klub Liga 1 Indonesia, di antaranya adalah PSIS Semarang dan Persib Bandung.
Bahkan saat itu CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi sampai harus angkat bicara lantaran klubnya dikaitkan dengan sosol Paul Munster ini.
Kini Paul Munster kembali dirumorkan akan tangani Persebaya Surabaya untuk lanjutan musim BRI Liga 1 2023/2024.
Paul Munster selama ini dikenal dengan filosofi sepakbola menyerang. Dia sering menggunakan skema formasi 4-3-3.
Skema ini sangat efektif untuk membongkar pertahanan lawan dengan model sentuhan dari kaki ke kaki. Cocok dengan gaya permainan cepat Persebaya.
Skema ini dalam klub Eropa sering digunakan oleh Barcelona dengan memaksimalkan ketajaman ujung tombang dan full skil di lini tengah.
Baca Juga: Suasana Timnas Indonesia U-23 Usai Latihan, Pesona Para Pemain Bikin Fans Menjerit!
Skema permainan cepat dari kaki ke kaki dalam beberapa pekan lalu juga digunakan Uston Nawawi di Persebaya.
Pemain Persebaya juga tidak akan kaget dengan penerapan skema ini.
Ada Ze Valente hingga Bruno Moreira yang memainkan peran dan menjembatani dari lini tengah ke lini depan.
Namun untuk mendatangkan Paul Munster tidaklah mudah. Manajemen Persebaya harus menebus kontrak pelatih asal Irlandia Utara itu lantaran kini masih menjabat sebagai Direktur Teknis (Dirtek) Timnas Brunei Darussalam. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Pentingnya Sarapan Bergizi untuk Menjaga Energi dan Stamina Sepanjang Hari
-
Kans Angkat Trofi Tersisa 1 Persen, Misi Persija Kini Gagalkan Persib Juara Super League
-
Minuman Berkafein Bukan Solusi Utama Atasi Kelelahan, Ini Cara Tepat Menjaga Energi Tubuh
-
Satire di Balik Tawa: Membaca Indonesia Lewat Buku Esai Lupa Endonesa
-
Kebiasaan Scrolling Media Sosial: Mengapa Anak Muda Jadi Mudah Insecure?
-
Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan
-
Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA Klaim Hindari Calo Ilegal
-
Berjudul The One Piece, Anime Versi Remake Akan Tayang 2027 di Netflix
-
3 Mobil Bekas Punya Ground Clearance Tinggi, Suspensi Nyaman di Segala Medan
-
Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam