/
Kamis, 07 September 2023 | 13:15 WIB
Rumah Baru Reyna Usman di Bali yang Digeledah KPK (Suara Denpasar)

Suara Denpasar - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan kediaman politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Reyna Usman.

Kali ini, penyidik KPK mendatangi kediaman tangan kanan Cak Imin itu yang berada di wilayah Bernasi, Buduk, Kabupaten Badung, Provinsi Bali.

Kedatangan penyidik KPK tersebut terkait penanganan kasus dugaan korupsi pengadaan sistem proteksi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) pada 2012.

"Kamia  pengumpulan alat bukti, hari ini (7/9) tim penyidik melakukan penggelahan di wilayah Kabupaten Badung," begitu kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri kepada awak media di Jakarta, Kamis 7 September 2023.

Di bagian lain, Kelian Dinas Banjar Bernasi Bagus Murda menjelaskan, dirinya tidak mengetahui siapa yang menetap di rumah pribadi yang digeledah KPK.

Potret Rumah Baru Reyna Usman di Bali yang Digeledah KPK (sumber: Suara Denpasar)

Sebab, yang bersangkutan tidak pernah melapor ke pihak banjar. "Ketemu ibu itu (Reyna Usman) pas di bengkel. Tidak lapor, rencana untuk rumah pribadi," katanya kepada awak media. 

Setidaknya, sejam dibutuhkan waktu oleh penyidik KPK untuk mengubek-ubek isi di dalam rumah seluas sembilan are tersebut. Pun juga dilakukan pemeriksaan terhadap mobil yang ada di sana. "Ada satu kuitansi diamankan," imbuhnya.

Kediaman yang terbilang luas itu berada di wilayah stargis yang dekat dengan beberapa obyek wisata di Kabupaten Badung. Tepatnya berada di Jalan Tunon.

Hanya saja, Bagus Murda kembali menerangkan bahwa dirinya tidak kenal dengan Reyna Usman karena memang yang bersangkutan tidak melapor ke pihak banjar. 

Baca Juga: Reyna Usman Dipanggil KPK, PKB Bali Sebut itu Urusan Pribadi

Selain Reyna Usman, KPK juga sudah menetapkan Sekretaris Badan Perencanaan dan Pengembangan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) I Nyoman Darmanta, dan Karunia selaku pihak swasta sebagai tersangka.

"Untuk barang-barang lain (yang disita), saya tidak tahu. Ini tanah kira-kira luasnya sembilan are dan belum ada setahun dibangun," tukasnya. ***

Load More