Suara Denpasar - Rumor ketertarikan Suwon FC terhadap pemain Timnas Indonesia Pratama Arhan, berhembus kencang beberapa hari ini.
Pratama Arhan yang saat ini masih berstatus sebagai pemain Tokyo Verdy, Jepang, bahkan digadang-gadang sudah mencapai kesepakatan verbal untuk bergabung dengan Suwon FC.
Suwon FC adalah klub yang mentas di K1 atau divisi utama Liga Korea Selatan, kompetisi papan atas yang bisa semakin menambah pengalaman Pratama Arhan.
Namun, nama klub Suwon FC sendiri mungkin masih belum cukup familiar, terutama bagi para pecinta sepak bola di Indonesia.
Maklum saja, klub yang bermarkas di Gyeonggi ini baru didirikan pada 15 Maret 2003, dikutip dari laman Transfermarkt. Masih sangat muda untuk ukuran klub sepak bola, bahkan masih kalah tua dari Pratama Arhan yang lahir tahun 2001.
Meski begitu, perjalanan Suwon FC sebetulnya terbilang instan. Musim 2015/2016, klub yang memiliki warna khas mirip Barcelona tersebut sudah berhasil menembus kompetisi kasta tertinggi Korea Selatan.
Sayangnya kala itu mereka hanya sanggup bertahan semusim sebelum kembali degradasi. Hingga pada musim 2020/2021 klub tersebut kembali promosi ke K1 dan bertahan saat ini.
Bicara soal prestasi, Suwon FC pun sudah memiliki trofi di lemari mereka. Tiga trofi Piala Liga Korea Selatan dan satu trofi Liga 2 Korea Selatan adalah koleksi gelar mereka.
Saat ini, tim yang dilatih oleh Do-kyun Kim tersebut berada di posisi ke-10 dengan menyisakan 2 pertandingan liga.
Baca Juga: Terkuak Modus Match Fixing Liga 2, Satgas Anti-Mafia Bola Ungkap Uang Suap Rp 1 Miliar
Jika Pratama Arhan benar-benar akan datang ke klub tersebut, maka bek kiri Timnas Indonesia tersebut akan menjadi pemain asing ke-6 di skuad Suwon FC saat ini.
Sebelum Pratama Arhan, Suwon FC sudah diperkuat 5 pemain asing, yakni Hugo Gomes, Murilo Henrique, Walterson Silva, Ricardo Lopes (Brazil), dan Lars Veldwijk (Afrika Selatan). (*/Rizal)
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi