/
Jum'at, 29 September 2023 | 20:30 WIB
Operasi Sunyi Senyap Jilid 2 untuk Pemain Naturalisasi Grade A, Erick Thohir Disebut Harus 'Sat set'

Suara Denpasar - Pengamat Sepakbola mengatakan, Ketua Umum PSSI Erick Thohir harus "sat set sat set" atau gerak cepat dalam menyiapkan calon pemain naturalisasi Grade A Timnas Indonesia.

Bung Ropan adalah nama pengamat yang menjelaskan mengenai operasi sunyi senyap jilid 2 dari PSSI, untuk mendatangkan calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia.

Menurut Bung Ropan, Erick Thohir saat ini harus cepat dalam memburu pemain naturalisasi Timnas Indonesia dengan status kelas top, atau Grade A.

Bukan tanpa sebab mengapa Erick Thohir dikatakan wajib segera memproses pemain naturalisasi anyarnya dalam operasi sunyi senyap. Bung Ropan menegaskan, Piala Asia 2023 yang akan diselenggarakan Januari 2024 semakin dekat.

Praktis hanya 3 bulan persiapan saja, apalagi proses mengurus berkas berkaca dari pemain naturalisasi sebelumnya relatif lama.

Apabila ingin calon pemain naturalisasi Timnas bermain di Piala Asia, maka PSSI harus "sat set".

"Jadi kita bersyukur jika nantinya dia bisa bermain di Qatar (Piala Asia 2023)," jelas sang Pengamat, dikutip dari kanal YouTube Bung Ropan, Jumat, (29/9/2023).

"Waktunya tinggal 3 bulan, Oktober, November, Desember, karena Januari harus bersiap dan berangkat paling tidak," imbuhnya.

Dan Ropan menunggu pergerakan dari Federasi dan Pemerintah dalam memproses berkas calon pemain naturalisasi. Sosok yang dimaksud adalah Jay Idzes.

Baca Juga: Bakal Jadi Saingan Ernando Ari, Pemain Keturunan Amerika Serikat Ini Sudah dalam Proses Naturalisasi?

"Ini menjadi tugas bagi PSSI bagi Kemenpora, tentunya kita akan tunggu pergerakan sat set dari Ketum Erick Thohir," pungkasnya.

Kemudian Ropan berbicara soal operasi sunyi senyap jilid 2 tentang Ryan Flamingo yang sedang gencar dibicarakan, menurutnya Shin Tae-yong dan Erick Thohir masih bungkam.

"Pak Erick Thohir sebagai Ketua Umum masih menutup ini, dan menutup rapat. Dan mungkin saja mereka sedang bergerilya untuk mengurus pemain naturalisasi," pungkasnya.(*/Ana AP)

Load More