- Insiden penembakan terjadi di kawasan Besiktas, Istanbul, dekat Konsulat Israel dan menyebabkan tiga pelaku tewas di tempat.
- Dua petugas kepolisian mengalami luka-luka setelah terlibat baku tembak dengan tiga pelaku yang menggunakan mobil tersebut.
- Pihak berwenang Turki telah mengamankan lokasi serta melakukan investigasi resmi guna mengungkap motif di balik serangan provokatif.
Suara.com - Insiden penembakan mengguncang Istanbul, Turki, tepatnya di dekat Konsulat Israel, Selasa (7/4).
Tiga orang dilaporkan tewas, sementara dua polisi mengalami luka dalam kejadian tersebut.
Mengutip dari laporan Aljazeera, baku tembak itu terjadi di kawasan Besiktas, tepatnya di sekitar Yapi Kredi Plaza yang merupakan area padat dengan ribuan pekerja.
Saksi mata menyebut situasi berubah mencekam dalam hitungan detik.
“Ada tiga orang datang dengan mobil, lalu mencoba menembak. Petugas keamanan langsung membalas,” ujar seorang saksi.
Rekaman video yang beredar menunjukkan aparat kepolisian mengambil posisi dan mengeluarkan senjata saat suara tembakan terdengar.
Dalam rekaman lain, terlihat korban tergeletak bersimbah darah di lokasi kejadian.
Pihak kepolisian Turki memastikan ketiga pelaku telah dilumpuhkan di tempat.
Menteri Dalam Negeri Turki, Mustafa Ciftci, mengatakan para pelaku telah teridentifikasi.
Baca Juga: Memo Rahasia: Ayatollah Mojtaba Khamenei Kritis, Koma, Dirawat di Qom
“Salah satu pelaku memiliki keterkaitan dengan kelompok yang mengeksploitasi agama, sementara lainnya memiliki catatan kasus narkoba,” ujarnya.
Gubernur Istanbul, Davut Gul, menyebut insiden ini sebagai tindakan provokatif. Ia menegaskan situasi keamanan kini telah terkendali.
“Ini adalah aksi provokatif yang sedang kami selidiki secara menyeluruh,” katanya.
Menteri Kehakiman Akin Gurlek menambahkan bahwa investigasi resmi telah dibuka untuk mengungkap motif di balik serangan tersebut.
Hingga kini, belum ada indikasi keterlibatan diplomat Israel dalam insiden itu.
Berita Terkait
-
Memo Rahasia: Ayatollah Mojtaba Khamenei Kritis, Koma, Dirawat di Qom
-
Serangan Udara Israel di Sekolah Gaza Tewaskan 10 Orang
-
Kegentingan Meningkat di Teluk: Israel Larang Warga Iran Naik Kereta, Arab Saudi Tutup Jembatan
-
Sekolah Musik Honiak Iran Hancur Kena Rudal Israel, Pemilik: Aset 15 Tahun Lenyap dalam Semalam
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
- 7 Bedak Anti Luntur Kena Keringat saat Cuaca Panas, Makeup Tetap On Seharian
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 4 HP Tahan Air yang Bisa Digunakan saat Berenang, Anti Rusak dan Anti Rewel
Pilihan
-
Efek Konflik Global: Plastik Langka, Pedagang Siomay hingga Penjual Jus Tercekik Biaya Produksi
-
Serangan Brutal di Istanbul, 3 Orang Tewas di Dekat Konsulat Israel
-
Piala AFF 2026: Kalahkan Malaysia, Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Semifinal
-
Memo Rahasia: Ayatollah Mojtaba Khamenei Kritis, Koma, Dirawat di Qom
-
FTSE Segera Umumkan Klasifikasi, IHSG Ditutup Terkoreksi
Terkini
-
Resmi! Lurah Kalisari Dinonaktifkan Buntut Skandal Tangani Laporan di JAKI Pakai Foto AI
-
Penumpang LRT Jabodebek Melonjak 2 Kali Lipat Saat Libur Paskah 2026, Tembus 270 Ribu Orang
-
Polemik Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pimpinan KPK Belum Dapat Panggilan dari Dewas
-
Ratusan Mahasiswa BEM SI BSJB Geruduk Komnas HAM, Desak Usut Tuntas Kasus Andrie Yunus
-
Anggota DPR Sebut Langkah Kejagung Kasasi Putusan Bebas Delpedro Marhaen Melanggar KUHAP Baru
-
Eks Ketua TGPF Tegaskan Fakta Perkosaan Mei 98 Tak Bisa Disangkal
-
Israel Hancurkan Sinagoge di Teheran, Taurat Bertebaran, Yahudi Iran: Zionis Biadab
-
Berobat ke Malaysia, Langkah Gubernur Kalbar Ria Norsan Disorot di Tengah Kabar Pemeriksaan KPK
-
Kronologis Penyerangan Konsulat Israel di Istanbul: Satu Pelaku Tewas Tertembak
-
Pimpinan KPK akan Klarifikasi Penyidik Soal CCTV Mati Saat Geledah Rumah Ono Surono