/
Selasa, 03 Oktober 2023 | 06:20 WIB
Buntut Pelemparan Stefano Lilipaly, Harga Korek Naik Rp 50 Juta di Madura? (IG @stefanolilipaly)

Suara Denpasar - Stefano Lilipaly, striker Borneo FC jadi sorotan usai alami kejadian yang kurang menyenangkan di lapangan hijau.

Pemain naturalisasi Timnas Indonesia itu beberapa waktu lalu mengalami insiden pelemparan korek api oleh oknum suporter.

Insiden itu dialami Lilipaly saat klub yang dibelanya itu berhadapan dengan Madura United pada Minggu sore, (1/10/2023) 

Sampai saat ini insiden itu masih menjadi perbincangan publik, banyak yang menyayangkan tindakan tak bertanggung jawab itu.

Diduga pelaku pelemparan korek ke arah Lilipaly itu dilakukan oleh oknum suporter Madura United.

Insiden itu jadi perbincangan hangat di sosial media, terlihat pada salah satu postingan akun instagram resmi klun Borneo FC, dikutip Suara Denpasar pada Senin, (2/10/2023).

Dalam postingan itu, instagram Borneo FC mempublikasikan pemain andalannya, yaitu Stefano Lilipaly yang mencetak gol di laga kontra Madura United.

"Stefano Lilipaly. Madura United 1-2 Borneo Fc," tulis akun tersebut.

Dalam kolom komentar, ada warganet yang menyindir insiden pelemparan korek dalan laga itu.

Baca Juga: Hengkang dari Borneo FC, Abdul Rachman Merapat ke FC Bekasi City

Ia menyebut bahwa harga korek di Madura jadi naik tinggi setelah insiden tersebut dilakukan oleh suporter.

"Korek di Madura harganya naik jadi 50 juta," sindir akun @fhribranz.

Beberapa warganet lainnya menimpal komentar akun tersebut dengan emoticon tawa.

Sindiran itu seolah mengarah pada denda, karena tindakan melempar benda ke lapangan, apalagi kepada pemain itu bisa dikenakan denda.

Pasalnya, dikutip dari Bolatimes.com, pada bulan Februari 2023 lalu Persib dan PSS Sleman pernah dijatuhi denda sebesar Rp 50 juta oleh PSSI lantaran kedua suporter melempar botol saat laga tengah berlangsung.

Akan tetapi, sampai saat ini Komite Disiplin PSSI belum menjatuhkan denda kepada Madura United atas tindakan suporternya itu yang melempar korek ke arah salah satu pemain Borneo FC. (*/Ana AP)

Load More