Suara Denpasar - Niat pemerintah pusat membangun pelabuhan agar akses logistik di Nusa Penida kepulauan, Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali, bisa berjalan lancar ternyata hanya di atas kertas saja. Pelabuhan Bias Munjul, Nusa Ceningan, sampai saat ini belum optimal.
Ada beberapa hal yang menjadi penyebabnya. Terutama soal kapal roll on-roll off (Roro) yang hanya bisa maju dan mundur di pelabuhan yang diresmikan Presiden Jokowi dengan anggaran mencapai Rp 97 miliar tersebut.
Artinya sampai pelabuhan itu rampung, kapal Roro tidak bisa maju mundur tidak bisa memutar. "Hanya cukup untuk maju dan mundur saja," kata Kepala Dinas Perhubungan Klungkung I Gusti Gede Gunarta ketika dikonfirmasi awak media.
Begitu juga dengan kedalaman dermaga yang perlu diwaspadai saat operasional kapal Roro. Ungkap dia, l air surut yang biasanya berlangsung pada Pukul 12.00 dan tentu jika mengoperasikan kapal Roro akan rawan karam.
Paling krusial dalam penyaluran logistik tentu akses jalan dari dermaga ke pelabuhan. Di mana, untuk mendistribusikan barang dari dermaga di Nusa Ceningan ke Nusa Lembongan hanya dihubungkan lewat Jembatan Kuning. Jembatan itu hanya bisa dilalui kendaraan roda dua dan pejalan kaki.
Dampaknya, logistik, khususnya barang berukuran besar, yang tiba di Nusa Ceningan sulit didistribusikan ke Nusa Lembongan.
"Sehingga tidak bisa termanfaatkan secara maksimal," kata Gunarta. Dia erharap semua kendala tersebut bisa segera ditangani oleh Kementerian Perhubungan.
Senada juga diungkapkan I Nyoman Suwirta, Bupati Klungkung itu mengatakan saat ini Pelabuhan Bias Munjul digunakan untuk distribusi BBM.
"Nunggu Jembatan Lembongan-Ceningan serta pelebaran jalan," tukasnya terkait proyek dari pemerintah pusat tersebut. ***
Baca Juga: Dugaan Korupsi SPI Jalan di Tempat, Internal Unud Pekrimik Lambannya Kejati Bali
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air
-
Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi
-
9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos
-
Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan
-
Strategi Pemerintah Siapkan Hidrogen Jadi Bahan Bakar Masa Depan RI
-
Pakar Desak Tim 9 Bongkar Pihak Lain yang Punya Kuasa Lebih Besar dari Febrie Adriansyah
-
Puluhan Siswa TK Gaya Baru Solo Belajar di Atap yang Kondisinya Membahayakan