Suara Denpasar - Kualifikasi Piala Dunia 2026 semakin mendekat, namun keputusan Shin Tae Yong, pelatih timnas Indonesia, untuk tidak memanggil Stefano Lilipaly dalam skuad Garuda menuai sorotan tajam dari Nabil Husein, bos Borneo FC.
Stefano Lilipaly, yang tengah tampil cemerlang bersama klubnya di BRI Liga 1, ditinggalkan di luar daftar pemain yang dipilih untuk berlaga di turnamen prestisius tersebut.
Dilansir dari Suara.com, dalam persiapan menjelang Kualifikasi Piala Dunia 2026, Shin Tae Yong telah mengumumkan nama-nama pemain yang akan mewakili Indonesia. Namun, yang membingungkan adalah ketiadaan nama Stefano Lilipaly dalam daftar tersebut, meskipun pemain berusia 33 tahun ini telah memberikan kontribusi signifikan dalam performa Borneo FC di liga domestik.
Sebagai bukti nyata dari kontribusi Lilipaly, ia telah mencatatkan enam assist hingga saat ini, hanya kalah dari satu pemain lain di BRI Liga 1, yaitu Alexis Messidoro. Prestasinya yang gemilang ini seharusnya membuatnya menjadi salah satu kandidat utama untuk dipanggil ke timnas Indonesia.
Nabil Husein, bos Borneo FC, tidak tinggal diam atas tidak dipanggilnya Lilipaly ke timnas. Ia secara terbuka mengkritik Shin Tae Yong sebagai pelatih timnas Indonesia.
"Gimana ya mau bicara tapi pelatih itu memang unik. Kurang bisa menilai kontribusi pemain, kecuali netizen bicara baru dia agak panik mungkin. Canda, Coach," tulis Nabil melalui akun Twitternya.
Sementara itu, timnas Indonesia akan menghadapi Brunei Darussalam dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026. Pertandingan ini akan berlangsung dalam dua leg dengan sistem home-and-away.
Timnas Indonesia akan menjadi tuan rumah pertama pada 12 Oktober, diikuti oleh pertandingan kandang Brunei Darussalam yang akan menjamu skuad Garuda pada tanggal 17 Oktober. Tanpa kehadiran Lilipaly, timnas Indonesia akan berjuang untuk meraih hasil terbaik dalam upaya mereka menuju Piala Dunia 2026. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Dibadingkan dengan Egy Maulana Vikri, Stefano Lilipaly Tak Dipanggil Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Buntut Pelemparan Stefano Lilipaly, Harga Korek Naik Rp 50 Juta di Madura?
-
Insiden Pelemparan Korek Api ke Arah Stefano Lilipaly Warnai Kekalahan Madura United, Langsung Dikudeta Borneo FC
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Dari Ulat di Sayuran hingga Korupsi, Warga Ini Tetap Kukuh MBG Harus Jalan
-
Pedagang Online Wajib Punya NIB, Buat Ditarik Pajak?
-
Respons PDIP, Waketum PKB Tegaskan Istilah Partai Penyeimbang Tak Dikenal Dalam Konstitusi
-
Ribuan Relawan Makan Bergizi Gratis di NTB Demo Turun ke Jalan
-
Sekelompok Warga Jakarta Gelar Aksi Dukung MBG: Program Harus Lanjut, Koruptor Wajib Ditangkap
-
Merana Ditinggal Investor Asing, IHSG Turun ke Level 6.116 Hari Ini
-
Salah Kaprah tentang Makna Benefit yang Tercantum di Iklan Lowongan Kerja
-
Francisco Conceicao: Kami Bukan Pelayan Cristiano Ronaldo!
-
Kejati Sulsel Vs Bahtiar Baharuddin: Saling 'Serang' Bukti di Sidang Praperadilan Bibit Nanas
-
Dunia Pelototi Kasus Pembunuhan Jurnalis Rico Pasaribu: Investigasi Bongkar Kejanggalan Serius