Suara Denpasar - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali, I Nyoman Adi Wiryatama mewanti-wanti Pj Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya agar rencana ground breaking LRT pada awal Tahun 2024 harus benar-benar dihitung secara matang.
Hal itu karena agar LRT yang direncanakan akan dibangun dengan APBN sebanyak Rp 10 triliun itu tidak bernasib malang seperti proyek jalan toll Gilimanuk-Mengwi yang sampai saat ini mangkrak.
"Saya bilang begini, Pak Gub, Pak Pj tolong juga hati-hati berencana. Kalau nanti sudah di ground breaking kayak jalan toll Gilimanuk-Mengwi kan ground breaking udah, tapi beberapa kali sampai sekarang belum ada titik terangnya karena konsorsiumnya pecah terus," kata Adi Wiryatama.
Masukan itu disampaikan Adi Wiryatama perkenalan Pj Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya dengan semua anggota DPRD Provinsi Bali di Gedung DPRD Provinsi Bali, Kamis (5/10/2023).
Menurut Adi Wiryatama ground breaking LRT tersebut kalau sudah pasti dan nyata maka boleh dilakukan, jika tidak maka sebaiknya dihitung secara detail.
Dia khawatir masyarakat tidak percaya terhadap pemerintah apabila program LRT harus bernasib sama dengan jalan toll Gilimanuk-Mengwi.
"Nah saya kan khawatir kalau begitu aja terus program kita nanti masyarakat tidak percaya sama pemerintah. Saya bilang kalau sudah nyata sekali, duitnya ada baru kita ground breaking, saya sampaikan begitu," tandas Adi Wiryatama. (*/Ana AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Amir Hamzah Lawan Balik, Sebut Pidato Bupati Lebak Arogan dan Tidak Berpendidikan?
-
7 Fakta Kemacetan Parah di Bakauheni, Truk Antre Panjang Lumpuhkan Jalinsum hingga Tol
-
Diskon 50 Persen di Alfamart, Snack Favorit Ini Bikin Banyak Orang Borong Sekaligus
-
Donald Trump Hina Pangeran Arab, Sebut MBS Harus Menjilat AS di Tengah Ketegangan Global
-
Bantah Menghina, Bupati Lebak Dalihkan Sebutan 'Mantan Napi' Sebagai Pujian Prestasi untuk Wakilnya
-
Penyebab Bupati Lebak dan Wakilnya Terlibat Cekcok Terbuka: Singgung Pasal 66 ASN dan Masa Lalu
-
Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras
-
Punya Utang Puasa Tapi Lupa Jumlahnya? Begini Cara Qadha dan Niatnya Menurut Ulama
-
Usai Ditangkap, Tersangka Penggelapan Dana Jemaat Gereja di Aek Nabara Diperiksa Polda Sumut
-
Sembilan Kali One Way! Begini Skenario Polisi Urai Kemacetan Horor di Jalur Puncak Bogor