Suara Denpasar - Jonathan Bustos merupakan pemain PSS Sleman yang berposisi sebagai gelandang. Selama bermain di BRI Liga 1, Jonathan Bustos bertanding selama 13 kali.
Pada pekan ke-14, Liga 1 mengumumkan bahwa Jonathan Bustos terpilih menjadi TOP Chances Created.
Dilansir dari transfermarkt.co.id, berikut adalah profil Jonathan Bustos.
Pemain yang berkewarganegaraan Argentina ini berusia 29 tahun dengan tinggi 174 cm.
Jika dilihat dari statistik pemain, Jonathan Bustos mencetak gol sebanyak 3 kali.
Jonathan Bustos juga mendapatkan 6 kartu kuning selama bertanding di Liga 1 2023/2024.
Pemain yang sudah bergabung dengan PSS Sleman itu dari (1/07/2023) akan berakhir kontraknya pada (30/06/2024).
Sebelum bermain di PSS Sleman, Jonathan Bustos ini pernah bermain di Borneo FC selama 2 tahun.
Dilansir dari Instagram @liga1match, BRI Liga 1 merilis daftar top changed created sementara untuk pekan ke-14.
Jonathan Bustos berada di puncak sebagai perwakilan dari PSS Sleman.
Sedangkan posisi kedua ditempati oleh Mitsuru Maruoka dari RANS Nusantara.
Stefano Lilipaly berada di peringkat ke-3 dari Borneo FC Samarinda.
Egy Maulana Vikri di peringkat ke-4, dan Majed Osman di posisi terakhir dari Dewa United.
Sejak terpilihnya Jonathan Buston sebagai pemain terbaik, salah satu netizen memuji konsisten yang dimiliki oleh gelandang satu ini.
Dilansir dari sofascore.com, Jonathan Bustos mencatat dua assist pada pertandingan Persikabo 1973 vs PSS Sleman.
Assist pertama diciptakan oleh Jonathan Bustos di menit ke-20, dan assist kedua diciptakan di menit ke-28.
Akibat kedua assist dari Jonathan Bustos ini berakhir dengan kemenangan untuk PSS Sleman.
Tidak hanya assist, Jonathan Bustos juga mencetak gol di pertandingan PSS Sleman vs Persija di menit ke-72.
Jonathan Bustos dibantu dengan assist dari Kim Jeffrey Kurniawan pada (4/08/2023).
Pada pertandingan PSS Sleman vs Bhayangkara FC, Jonathan Bustos juga memberikan gol untuk PSS Sleman di menit ke-68. (*/Ana AP)
Berita Terkait
-
Lupakan Kekalahan dari Arema FC, PSS Sleman Bersiap Habisi Dewa United di Kandangnya
-
Bawa Mawar Merah di Laga Melawan PSS Sleman, Manager Arema FC Beri Penjelasan Ini, Bentuk Duka Setahun Tragedi Kanjuruhan?
-
Fernando Valente Tuai Kontroversi, Kemenangan Arema FC Atas PSS Sleman untuk Memperingati Tragedi Kanjuruhan
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
-
Aksi Bersih di 24 Pantai Bali - Nusa Tenggara: Bank Mandiri Jaga Lingkungan dan Transformasi Digital
-
Blush On Apa yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang? Cek 5 Rekomendasi yang Paling Pas
-
Tok! Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Richard Lee, Doktif Langsung Sujud Syukur
-
Biaya Servis Mobil Hybrid vs Mobil Bensin Biasa, Mana yang Lebih Hemat?
-
BPDP Ungkap Penerimaan Ekspor Sawit Tembus Rp 31 Triliun di 2025
-
Prediksi Ratchaburi vs Persib Bandung di AFC Champions League Two, Rabu 11 Februari 2026
-
Perempuan Sabu Raijua, Penjaga Tradisi dan Motor Ekonomi Gula Semut
-
7 Fakta Aksi Heroik Bocah Palembang Lawan Begal hingga Pelaku Lari Tunggang Langgang
-
Jujutsu Kaisen S3 Episode 8 Resmi Ditunda: Cek Jadwal Rilis Terbaru dan Alasannya